Presiden Korsel Datangi Keluarga Korban Feri Sewol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelajar dari SMA Danwon dan sekolah lainnya mengadakan doa bersama bagi keselamatan penumpang feri

    Pelajar dari SMA Danwon dan sekolah lainnya mengadakan doa bersama bagi keselamatan penumpang feri "Sewol" yang tenggelam di sebuah taman di Ansan, Korsel (19/4). REUTERS/Park Jung-ho

    TEMPO.CO, Jindo - Presiden Korea Selatan Park Geun-hye mendatangi keluarga korban tenggelamnya feri Sewol, Rabu, 16 April 2014. Park mendatangi sekitar 50 kerabat korban di Pelabuhan Paengmok, Jindo, Incheon, dekat lokasi feri Sewol karam.

    "Saya juga pernah sedih saat kehilangan keluarga, jadi saya tahu rasanya. Hati saya juga sangat hancur memikirkan apa yang Anda rasakan," kata Park pada seorang kerabat korban, seperti dilaporkan The Guradian, Ahad, 4 Mai 2014.

    Park juga berjanji akan memberikan sanksi hukum bagi orang-orang yang diduga menjadi penyebab kecelakaan ini. "Siapa pun yang bertanggung jawab atas tragedi ini akan dihukum dengan tegas," ujarnya.

    Ini adalah bentuk kepedulian dan kunjungan Park yang kedua. Sebelumnya, wanita 62 tahun ini juga sudah menyampaikan permintaan maaf di siaran televisi nasional awal pekan lalu.

    Feri Sewol tenggelam saat membawa 476 penumpang dari Incheon menuju Pulau Jeju. Korban meninggal mencapai 244 orang, yang kebanyakan adalah siswa dari sekolah tinggi Danwon di Ansan, selatan Seoul, dan hanya 174 orang yang selamat, termasuk kapten dan awak feri Sewol. Sementara itu, 58 lainnya masih belum ditemukan. 



    RINDU P. HESTYA | THE GUARDIAN

    Berita Lain:
    Terkait MH370, Malaysia Tangkap 11 Teroris
    Forensik: Rekaman Percakapan MH370 Diedit 
    Pria India Bakar Diri di Acara Debat Politik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.