Ledakan Bom Hantam Nigeria, 12 Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah jalan diblokir setelah terjadi serangan bom di Gereja Katolik St. Finbarr di daerah Rayfield, kota Jos, Nigeria, Minggu (11/3). REUTERS/Stringer

    Sebuah jalan diblokir setelah terjadi serangan bom di Gereja Katolik St. Finbarr di daerah Rayfield, kota Jos, Nigeria, Minggu (11/3). REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Abuja - Sebuah ledakan di luar ibu kota Nigeria, Abuja, menurut saksi mata dan sumber kepolisian, menewaskan sedikitnya 12 orang.

    Bom mobil itu menghantam kota pinggiran Nyanya, pada Kamis, 1 Mei 2014, tak jauh dari lokasi ledakan bom di terminal bus pada 14 April lalu yang menewaskan sedikitnya 75 orang.

    Kantor berita Associated Press dalam laporannya menyebutkan, selain memakan korban jiwa, bom tersebut juga melukai setidaknya 19 orang.

    Koresponden kantor berita AFP, sebagaimana ditulis Al-Jazeera, Jumat, 2 Mei 2014, mengatakan dia melihat sembilan mayat di tempat kejadian. Adapun saksi mata di rumah sakit yang tak bersedia disebutkan namanya menerangkan, dia menyaksikan tujuh mayat tergeletak.

    Boko Haram, kelompok bersenjata yang menentang pengaruh Barat dan ingin mendirikan negara Islam di negara produsen minyak terbesar di Afrika itu, mengaku bertanggung jawab atas serangan 14 April di Nyanya. Kelompok ini juga mengancam akan melakukan serangan lebih lanjut.

    Ledakan pada Kamis, 1 Mei 2014, terjadi sepekan sebelum Abuja menjadi tuan rumah World Economic Forum on Africa. Acara yang digelar tiap tahun ini dihadiri oleh para pemimpin internasional, pemegang kebijakan, dan pengusaha.

    AL-JAZEERA | CHOIRUL
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.