Penyerang Berpisau Serang Stasiun Cina, Tiga Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga di dekat koper dan barang bawaan penumpang yang berserakan setelah sejumlah orang bersenjata menyerang warga di stasiun kereta Kunming, Yunnan, Cina (1/3). Setidaknya 33 orang tewas dalam serangan dan lebih dari 100 orang terluka. REUTERS/Stringer.

    Polisi berjaga di dekat koper dan barang bawaan penumpang yang berserakan setelah sejumlah orang bersenjata menyerang warga di stasiun kereta Kunming, Yunnan, Cina (1/3). Setidaknya 33 orang tewas dalam serangan dan lebih dari 100 orang terluka. REUTERS/Stringer.

    TEMPO.COUrumqi – Tiga orang dikonfirmasi tewas dan 79 orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan teroris di sebuah stasiun kereta api di Urumqi, ibu kota daerah otonomi Xinjiang, barat laut Cina pada Rabu, 30 April 2014.

    Dikutip dari Xinhua, Kamis, 1 Mei 2014, serangan terjadi saat Presiden Xi Jinping baru saja menyelesaikan kunjungan ke wilayah tersebut. Sekelompok penyerang tiba-tiba menyerbu para penumpang kereta dengan pisau dan meledakkan bom di stasiun tersebut. (Baca: 10 Pria Berpisau Serbu Stasiun di Cina, 33 Tewas)

    Menanggapi hal ini, Jinping lantas mendesak pihak keamanan untuk memberikan tindakan tegas terhadap pelaku serangan. “Tindakan tegas harus ditempuh untuk menekan aksi teroris yang terus merajalela,” katanya dalam sebuah pernyataan.

    Wilayah Xinjiang merupakan kawasan dengan mayoritas kelompok etnis Muslim Uighur, yang kerap dilanda bentrokan mematikan. Pemerintah menyalahkan kelompok muslim itu. Namun, kelompok HAM mengatakan, kerusuhan itu didorong oleh penindasan kultural terhadap Muslim Uighur.

    Muslim Uighur yang dianggap kelompok minoritas di Cina, mengklaim bahwa pasukan Cina bereaksi terlalu berlebihan atas proses damai yang digaungkan untuk menciptakan wilayah merdeka bagi kelompok ini. Mereka juga menyatakan, pasukan keamanan Cina menggunakan kekuatan yang mematikan. (Baca: Muslim Uighur Dipaksa Makan Selama Ramadan)

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA

    Berita lain:

    Pria Australia Mengaku Lihat Puing MH370 di Bali 
    Begini Hukum Islam Versi Brunei 
    Jet Suriah Gempur Sekolah, 47 Tewas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.