Selasa, 24 September 2019

India Berhasil Uji Coba Rudal Anti-Balistik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Topol, Rudal Balistik antar benua milik Rusia. AP/Alexander Zemlianichenko

    Topol, Rudal Balistik antar benua milik Rusia. AP/Alexander Zemlianichenko

    TEMPO.CO, New Delhi - India berhasil menguji rudal anti-balistik yang baru, Ahad, 27 April 2014. Ini adalah langkah menuju pengembangan sistem pertahanan rudal, yang hanya dikembangkan oleh sejumlah kecil negara di dunia.

    India, yang berbatasan dengan rival utamanya, Pakistan, dan raksasa Cina, sedang mengembangkan sistem yang bertujuan untuk melindungi dirinya dari serangan rudal balistik. Pakistan dan Cina sama-sama negara pemilik nuklir.

    Pengujian dilakukan di lepas pantai timur, Ahad pagi. "Uji coba dilakukan dengan sukses dan semua tujuan dari misi ini tercapai, " kata juru bicara Defence Research and Development Organisation (DRDO) Ravi Kumar Gupta kepada kantor berita Press Trust of India.

    Rudal yang diuji di Kepulauan Wheeler di lepas pantai Orissa mampu mencegat target di luar atmosfer bumi.

    India memiliki program pertahanan rudal balistik berlapis ganda yang dapat menghancurkan rudal di ketinggian atau di dataran rendah. Hanya sejumlah kecil negara, termasuk Amerika Serikat dan Rusia, yang memiliki sistem rudal anti-balistik.

    India, negara kedua paling padat penduduknya di dunia, telah meningkatkan upaya untuk memposisikan diri sebagai kekuatan regional yang kuat di Asia. Negara nuklir ini telah berperang tiga kali dengan Pakistan, dan sekali berperang melawan Cina.

    CHANNEL NEWS ASIA | ABDUL MANAN 


    Berita Lainnya
    Paus Yohanes Paulus II dan Paus Yohanes Jadi Santo
    Separatis Rusia Sandera 13 Pengamat Keamanan Eropa
    Obama Janji Terus Dukung Malaysia Temukan MH370
    Dituduh Teroris, Diplomat RI Diciduk Polisi Ceko
    Presiden Setujui Pengunduran Diri PM Korsel



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.