Obama Janji Terus Dukung Malaysia Temukan MH370

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Barack Obama berbicara tentang Ukraina, di James Brady Press Briefing Room di Gedung Putih, Washington (17/3). Presiden memberlakukan sanksi terhadap para pejabat Rusia, termasuk penasihat Presiden Vladimir Putin, atas dukungan mereka terhadap suara Crimea untuk memisahkan diri dari Ukraina. (AP/Susan Walsh)

    Presiden Barack Obama berbicara tentang Ukraina, di James Brady Press Briefing Room di Gedung Putih, Washington (17/3). Presiden memberlakukan sanksi terhadap para pejabat Rusia, termasuk penasihat Presiden Vladimir Putin, atas dukungan mereka terhadap suara Crimea untuk memisahkan diri dari Ukraina. (AP/Susan Walsh)

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama mengatakan akan memberi dukungan kepada pemerintah Malaysia dalam upaya pencarian MH370. Pernyataan ini muncul saat Obama datang ke negara tersebut dalam acara konferensi pers, Ahad, 27 April 2014, menyusul pembicaraan dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tentang perdagangan bilateral dan hak asasi manusia.

    "Pemerintah Malaysia telah bekerja tanpa lelah untuk menemukan pesawat dan menyelidiki apa yang terjadi. Saya pastikan Amerika Serikat dan mitra lainnya akan terus memberikan semangat dan bantuan sepenuhnya," kata Obama, seperti dilaporkan oleh USA Today, Ahad, 27 April 2014.

    Selain itu, Obama paham tentang rasa sakit hati dan duka dari para kerabat 239 penumpang di dalam MH370. Namun ia meminta agar mereka tetap bersabar karena pencarian di Samudra Hindia memang akan membutuhkan waktu yang lama.

    "Memang kita belum tahu rincian tentang apa yang terjadi. Jika pesawat memang jatuh ke laut, bagian terbesar dari bumi, ini akan jadi pencarian besar dan menjadi pencarian yang menantang dan melelahkan," kata Obama.

    Perdana Menteri Malaysia Najib Razak berencana segera merilis laporan umum tentang segala informasi terkait dengan penyebab dan perkembangan pencarian MH370. Rencananya laporan tersebut akan diumumkan pada pekan ini.

    RINDU P HESTYA | USA TODAY

    Berita Lain:
    Feri Tenggelam, Perdana Menteri Korsel Mundur
    Paus Yohanes Paulus II dan Paus Yohanes Jadi Santo 
    Separatis Rusia Sandera 13 Pengamat Keamanan Eropa  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.