Prancis Kecolongan, Neo Nazi Pesta Ultah Hitler

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Femen mengenakan kumis ala pemimpin Nazi, Hitler saat melakukan aksi unjuk rasa menentang

    Aktivis Femen mengenakan kumis ala pemimpin Nazi, Hitler saat melakukan aksi unjuk rasa menentang "Epidemi Fasisme" di konferensi pers French far-right National Front (FN) di Paris, Prancis (22/4). (Chesnot/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari 200 orang pendukung rezim fasis Nazi berhasil mengelabui warga dan otoritas Prancis dengan menggelar perayaan hari ulang tahun ke-125 pemimpin partai Nazi, Adolf Hitler.

    Kelompok neo-Nazi ini merayakan pesta ulang tahun sang Führer di auditorium balai kota di kota kecil Oltingue, wilayah timur laut Prancis, Sabtu pekan lalu seperti dilansir Russia Today, 24 April 2014.

    Sontak warga di kota kecil itu gempar setelah tahu apa yang terjadi di dalam auditorium balai kota. Kelompok partai oposisi meminta penjelasan dari Perdana Menteri Prancis Manule Valls kenapa pesta itu boleh digelar dan polisi tidak mengatasinya.

    Saling menyalahkan pun terjadi antara polisi dan wali kota. Andre Sherrer, Wali Kota Oltingue, mengatakan dia kecolongan dan dikerjai oleh kelompok pro-Nazi itu. Dia mengira penyewa ruangan untuk ulang tahun seperti biasanya. Apalagi Sherrer tidak menemukan hal mencurigakan saat mereka datang sewa ruangan.

    "Dua orang muncul untuk menyewa ruangan. Mereka memiliki semua dokumen tertulis dan asuransi. Semuanya sesuai ketentuan. Kami tak berpikir sedang dikerjai," kata Sherrer.

    Polisi menjelaskan pihaknya tidak dapat menghentikan pesta itu jika berjalan sesuai ketentuan. Polisi kemudian ke lokasi pesta, tetapi mereka menemukan lokasi itu tenang dan sesuai aturan.

    Menurut polisi, Sherrer tidak menyadari adanya rencana dari kelompok neo-Nazi untuk menggelar pesta di auditorium balai kota. Padahal, iklan tentang perayaan ultah Hitler telah di-posting di Internet beberapa bulan sebelumnya. Hanya saya lokasi perayaan baru disebutkan menjelang acara digelar.

    Pejabat Jerman pun telah mengingatkan Prancis perihal digelarnya perayaan ultah Hitler. Namun, kelompok neo-Nazi itu berhasil mengelabui aparat Prancis.   

    RUSSIA TODAY | MARIA RITA HASUGIAN

    Terpopuler:
    Enam Karyawan Outsource JIS Mengidap Herpes
    Prabowo-Hatta Dideklarasikan di Grahadi Surabaya
    Gandung Pardiman Legowo Titiek Soeharto ke Senayan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.