Moldova: Putin Politikus Terpopuler di Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin.  (AP Photo/RIA-Novosti, Alexei Nikolsky, Presidential Press Service)

    Presiden Rusia Vladimir Putin. (AP Photo/RIA-Novosti, Alexei Nikolsky, Presidential Press Service)

    TEMPO.CO, Chisinau, Moldova - Presiden Rusia Vladimir Putin terpilih sebagai politikus paling populer di dunia. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Barometer Opini Publik (BOP), sekitar 62 persen warga Moldova yang mengikuti survei ini memilih Putin.

    Kanselir Jerman Angela Merkel terpilih di posisi kedua politikus paling terkenal di dunia. Ia dipilih oleh 44 persen peserta survei dan urutan ketiga diraih oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama dengan 35 persen pemilih. Adapun politikus lokal paling terkenal di Moldova, menurut survei ini, diraih oleh Perdana Menteri Moldova Yuri Lyanke.
     
    Selain memilih politikus paling tenar, survei juga meminta ressponden menyikapi perilaku politikus. Ternyata mayoritas warga Moldova yang mengikuti survei menyatakan tidak percaya pada politikus. "Sebanyak 60 persen mengatakan kepemimpinan di Moldova sedang membawa negara ini ke arah yang salah," kata BOP seperti dilansir Ria Novosti, Kamis, 24 April 2014. Sebanyak 85 persen mendukung kepemimpinan gerejal lokal.  

    Berdasarkan hasil survei disebutkan sebanyak 55 persen responden menyebut isu terbesar di Moldova saat ini adalah masalah kemiskinan dan inflasi.

    Survei ini berlangsung sejak 28 Maret hingga 13 April. Sebanyak 1.000 orang di 410 kota menjadi responden, termasuk Kota Transdniestr yang menuntut merdeka dari Moldova dan bergabung dengan Rusia, seperti yang terjadi pada Crimea.


    RIA NOVOSTI | MARIA RITA HASUGIAN


    Terpopuler:
    Bocah Pemanggil Bantuan Feri Sewol Ditemukan

    Cina Bangun Lift Tercepat di Dunia

    Korea Utara Kirim Pesan Duka untuk Korban Feri Sewol




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.