Captain America 2 Tak Laku di Korea Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Captain America: The Winter Soldier. Marvel-movies.wikia.com

    Film Captain America: The Winter Soldier. Marvel-movies.wikia.com

    TEMPO.CO, Seoul - Popularitas film-film terlaris (box office) meredup di Korea Selatan setelah terjadi kecelakaan feri Sewol yang merenggut nyawa seratusan penumpangnya pada Rabu pekan lalu di perairan Jindo, Incheon, Provinsi Joella Selatan. Para calon penonton banyak yang membatalkan niat menonton karena masih berduka atas tragedi tersebut.

    Dewan Perfilman Korea menyatakan jumlah penonton bioskop menurun sebanyak 30 persen. Film Captain America: The Winter Soldier sempat menembus puncak box office di negeri itu. Pada penayangan perdananya, jumlah penonton sangat banyak. Namun, sejak kecelakaan tersebut, jumlah penontonnya menurun hingga 50 persen dibanding akhir pekan sebelumnya--hanya 108.779 tiket yang terjual.

    Film Divergent pun mengalami hal yang sama. Film fiksi ilmiah ini berada di peringkat kedua box office dengan jumlah penonton yang menurun, hanya 91.580 tiket yang terjual. Di peringkat ketiga, ada Broken dengan jumlah penjualan tiket hanya 80.544. Sedangkan Son of God berada berada di peringkat keempat setelah menarik 28.685 penonton, di atas Need for Speed yang hanya menjual 24.723 tiket. 

    Penurunan jumlah penonton bioskop ini terasa sejak 19 April lalu. Film-film box office itu seharusnya bisa menarik penonton 600-800 ribu per akhir pekan. Namun, setelah insiden feri karam itu, jumlah penonton menurun drastis menjadi 435 ribu.

    RINDU P. HESTYA | CHOSUN ILBO

    Berita Lain:
    WNI Pemijat Refleksi Diadili di Malaysia
    Tim Pencari MH370 Siap Tinggalkan Samudra Hindia
    Presiden Korea Selatan Kecam Kapten Feri Sewol


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.