Enam Tewas dalam Baku Tembak di Ukraina Timur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria bersenjata pro-Rusia berjaga di sebuah kantor polisi disita di Slovyansk, Ukraina (13/4). Demonstran Pro-Moskow telah menyita sejumlah gedung pemerintah di timur selama seminggu terakhir. AP/Efrem Lukatsky

    Seorang pria bersenjata pro-Rusia berjaga di sebuah kantor polisi disita di Slovyansk, Ukraina (13/4). Demonstran Pro-Moskow telah menyita sejumlah gedung pemerintah di timur selama seminggu terakhir. AP/Efrem Lukatsky

    TEMPO.CO, Kiev –  Sedikitnya enam orang tewas dalam serangan pria bersenjata ke pos pemeriksaan yang didirikan militan pro-Rusia di Slaviansk, Ukraina Timur, meskipun pemerintah Ukraina menghentikan operasi anti-terorisme selama perayaan Paskah, Minggu.

    Penyerang dengan empat mobil mendatangi pos pemeriksaan yang berisi 26 warga Slaviansk yang pro-Moskow dan mulai menembak. 

    “Mereka mendekat dengan lampu mobil yang menyilaukan. Orang kami meminta supaya lampu dimatikan dan minta kartu identitas. Kemudian senapan penyerang keluar dari jendela mobil, menembak mati orang kami,” kata seorang saksi seperti dikutip Ria Novosti.

    Menurut Ria Novosti, warga penjaga pos pemeriksaan hanya bersenjatakan tongkat. Mereka tidak memiliki senjata api terkait “gencatan senjata Paskah” yang diumumkan otoritas Kiev dan pemimpin protes di Slaviansk untuk meredakan ketegangan. Disebutkan pula diantara peralatan yang disita dari penyerang ditemukan pula sebuah medali dengan simbol paramiliter kelompok nasionalis, Sektor Kanan (The Right Sector).

    Sektor Kanan membantah keterlibatannya dalam serangan tersebut. Sektor Kanan, yang turut dalam aksi demo di Alun-alun Kemerdekaan, Lapangan Maidan, Kiev yang menumbangkan Presiden Victor Yanukovich itu  menuding pasukan khusus Rusia berada di belakang serangan.

    “Ini adalah provokasi hujatan dari Rusia karena terjadi di malam suci bagi umat Kristen, malam Paskah. Ini jelas dilakukan pasukan khusus Rusia,” kata Artem Skoropadsky, juru bicara Sektor Kanan, seperti dilansir Reuters.

    Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov tidak menyebut insiden apapun di laman Facebooknya seperti biasanya setiap kali terjadi bentrokan.

    Otoritas Ukraina mengatakan mereka menghentikan operasi militer terhadap pemberontak pro-Moskow akhir pekan ini sampai liburan Paskah berakhir Senin.

    AL JAZEERA | REUTERS | RIA NOVOSTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.