Kata Istri PM Malaysia Soal MH370  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak melakukan jumpa pers terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370, di Kuala Lumpur, Malaysia, (24/3). Najib Razak menyatakan bahwa pesawat MH370 berakhir di wilayah selatan Samudra Hindia. (AP Photo/Joshua Paul)

    Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak melakukan jumpa pers terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370, di Kuala Lumpur, Malaysia, (24/3). Najib Razak menyatakan bahwa pesawat MH370 berakhir di wilayah selatan Samudra Hindia. (AP Photo/Joshua Paul)

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Istri dari Perdana Menteri Malaysia Najib Razak turut berkomentar menanggapi tuduhan terhadap pemerintah Malaysia yang dianggap tak becus menangani hilangnya Malaysia Airlines MH370. (Baca: Keluarga MH370 ke Kuala Lumpur, Ingin Bertemu PM)

    “Jangan lempar batu sembunyi tangan dengan membuat tuduhan liar. Itu pengecut. Jangan hanya bicara dan tidak memberikan solusi,” kata Rosmah Mansor saat mengisi program Ruang Bicara di stasiun televisi nasional Bernama, Senin malam, 14 April 2014.

    Seperti dikutip dari Malaysia Insider, Rosmah berharap orang-orang berhenti berspekulasi terhadap pesawat yang membawa 239 penumpang dan awak kapal itu. “Jangan berspekulasi tanpa verifikasi,” tambahnya.

    Ia berharap, seluruh dunia memikirkan perasaan keluarga korban yang setiap hari hidup dalam penantian. Sebagai wanita dan ibu, Rosmah mengerti betul bagaimana perasaan mereka. “Saya ingin membantu tapi tak bisa. Yang bisa saya lakukan hanya menghibur mereka,” kata Rosmah lagi. (Baca: keluarga Penumpang Mh370 Masih Berharap)

    Rosmah juga ingat bagaimana perasaannya ketika pertama kali mendengar bahwa pesawat tersebut menghilang. Ia merasa lututnya gemetar dan tubuhnya lemas.

    Dalam kunjungannya ke Bernama kemarin malam, Rosmah juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang membantu pencarian. Ia menuturkan, mendengar percakapan suaminya, Najib Razak, dengan sejumlah pemimpin dunia menyusul kabar hilangnya MH370.

    “Bahkan sebelum ia (Najib) menyelesaikan apa yang ingin ia sampaikan, para pemimpin dunia langsung menawarkan bantuannya dan bertanya apa yang bisa mereka lakukan,” cerita Rosmah.

    ANINGTIAS JATMIKA | MALAYSIA INSIDER

    Terpopuler

    Amerika Tuduh Rusia Gelar Kekerasan di Ukraina 
    Belanja Militer Arab Saudi Membengkak 
    Dua Putra Qhadafi Maju ke Meja Hijau  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.