Tim Pencari MH370 Minta Abbot Bicara Pakai Bukti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang kerabat penumpang pesawat Malaysia Airlines MH370 menangis saat mengikuti aksi demo di kawasan Hotel Lido, Beijing, Cina (25/3). Sejumlah keluarga ini berdemo menuju Kedutaan Besar Malaysia di Beijing. Poster bertuliskan

    Seorang kerabat penumpang pesawat Malaysia Airlines MH370 menangis saat mengikuti aksi demo di kawasan Hotel Lido, Beijing, Cina (25/3). Sejumlah keluarga ini berdemo menuju Kedutaan Besar Malaysia di Beijing. Poster bertuliskan "MH370, jangan biarkan kami menunggu terlalu lama !". REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    TEMPO.CO, Beijing - Perdana Menteri Australia Tony Abbot yakin tim pencari telah menemukan titik terbaru letak kotak hitam dari pesawat Malaysia Airline MH-370. "Dalam jarak beberapa kilometer dari titik temuan awal di Samudra Indonesia," kata Abbot, seperti yang dilansir The Guardian, Jumat, 11 April 2014.

    Namun, Ketua Tim Pencari MH-370 Australia Angus Houston menyatakan tak ada terobosan besar dari penemuan titik lokasi tersebut. Houston menyarankan Abbot untuk tak memberikan informasi yang bukan berdasarkan bukti baru. "Bukan dari penggambaran saja," ujar Houston. "Kami belum menemukan bukti baru." (Baca:Kotak Hitam MH370 Satu Km dari Zona Pencarian)

    Bedasarkan hasil analisis terbaru, kata Houston, tim pencari telah menemukan sinyal. Hanya saja, ujarnya, kemungkinan sinyal tersebut berasal dari peralatan elektronik yang berada di dasar laut. "Tapi bukan dari kotak hitam," kata Houston.

    Saat melawat ke Cina, Abbot mengatakan area pencarian telah dipersempit. Hanya saja, ujarnya, sinyal kotak hitam sudah mulai memudar. Pencarian, kata Abbot, harus segera dipercepat. (Baca: Buntut MH370, Cina Tunda Kirim Panda ke Malaysia )

    Pemancar sinyal pada perekam data suara kokpit dan penerbangan pesawat itu memiliki ketahanan untuk memancarkan sinyal selama 30 hari. Tapi, para ahli mengatakan perangkat tersebut dapat terus bekerja selama dua minggu. Setelahnya bergantung pada ketahanan baterai.

    Sejak penentuan koordinat pencarian tersebut, tim pencari terus menjelajahi Samudra Indonesia bagian selatan untuk mencari jejak MH-370 yang hilang beberapa saat setelah lepas landas pada 8 Maret 2014. Pencarian yang sudah berjalan selama lima minggu ini melibatkan puluhan negara. Area pencarian kini sekitar 46.700 kilometer persegi  atau sekitar 2.300 km sebelah barat laut Perth, Australia. (Baca: Empat Sinyal Terdeteksi, MH370 Belum Ditemukan) 

    AMRI MAHBUB | THE GUARDIAN

    Terpopuler:
    Empat Sinyal Terdeteksi, MH370 Belum Ditemukan
    Amerika Siapkan Sanksi Baru untuk Rusia
    13 Aktivis Kamboja Dihukum karena Dugaan Makar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.