Mesir Tembak Mati Dua Anggota Al-Ikhwan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan keamanan Mesir berlindung sambil memegang senjata dalam bentrokan dengan pendukung mantan Presiden Mohammed Morsi, di Kairo, Mesir (28/3). Ratusan pendukung Morsi turun ke jalan untuk mengecam pemerintah yang didukung militer dan menyerukan pembebasan rekan-rekan mereka, juga pertanggung jawaban atas warga sipil serta wartawan yang tewas oleh militer. (AP/Emad Abul Rahman)

    Pasukan keamanan Mesir berlindung sambil memegang senjata dalam bentrokan dengan pendukung mantan Presiden Mohammed Morsi, di Kairo, Mesir (28/3). Ratusan pendukung Morsi turun ke jalan untuk mengecam pemerintah yang didukung militer dan menyerukan pembebasan rekan-rekan mereka, juga pertanggung jawaban atas warga sipil serta wartawan yang tewas oleh militer. (AP/Emad Abul Rahman)

    TEMPO.CO, Kairo - Petugas keamanan Mesir menembak mati dua anggota Al-Ikhwan Al-Muslimun di Sungai Delta, sebelah utara Kairo, Jumat, 11 April 2014.

    Menurut kabar dari kantor berita mesir, MENA, para korban itu merupakan bagian dari sekelompok orang yang melepaskan tembakan ke arah polisi di jalan raya menghubungkan Kota Tanata dan al-Mahalla al-Kubra di Sungai Delta, Provinsi Gharbiya. "Mereka juga mencoba membakar pos penjagaan polisi," tulis laporan media lainnya.

    Insiden penembakan itu, tulis Ahram online, berlangsung setelah pemerintahan Mesir pada Kamis, 10 April 2014, mengeluarkan sebuah keputusan berisi percepatan penerapan hukuman terhadap kelompok Al-Ikhwan setelah mereka dimasukkan ke dalam daftar hitam sebagai organisasi teroris bulan lalu.

    Situs berita berbahasa Inggris ini mengatakan, pemerintahan sementara Mesir mendesak agar segera diterapkan hukuman terhadap siapapun yang menjadi anggota Al-Ikhwan, termasuk orang-orang yang memberikan dukungan baik secara verbal, tulisan, atau dengan memberikan bantuan keuangan demi kegiatan Al-Ikhwan.

    AL ARABIYA | CHOIRUL


      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.