Tiongkok Risih dengan Pertumbuhan Jemaat Kristen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS

    REUTERS

    TEMPO.COZhejiang - Pejabat Provinsi Zhejiang divisi urusan agama, Feng Zhili, mengungkapkan isyarat ketidaknyamanan Partai Komunis dengan pertumbuhan jemaat Kristen di Tiongkok. Zhili mengeluarkan pernyataan itu dalam pidato beberapa hari lalu. Seperti dikutip Telegraph, Kamis, 10 April 2014, dia mengatakan bila pertumbuhan agama Kristen terlalu berlebihan dan serampangan.

    Pekan lalu, jemaat Kristen di Zhejiang resah dengan sebuah pengumuman yang berisi pembongkaran Gereja Sanjiang di Wenzhou. Bagi penduduk Cina, Wenzhou disebut Yerusalem Timur, karena besarnya komunitas Kristen di sana.

    Sejumlah gereja di timur Provinsi Zhejiang pun menghadapi ancaman pembongkaran. Sedangkan beberapa gereja lainnya diperintahkan untuk menurunkan salib dari dinding gereja. "Gereja lainnya diminta untuk mematikan lampu di malam hari, agar tidak terlihat mencolok," ujar seorang aktivis gereja.

    Seorang pendeta di Zhejiang, pejabat Partai Komunis telah melakukan hal kotor terhadap keberadaan gereja. "Bahkan mereka mendesak jemaat untuk meninggalkan keyakinannya," ujar pendeta.

    Tudingan itu mendapatkan sanggahan dari pejabat Partai Komunis. Alasannya, selama ini Tiongkok mengakui keberadaan lima agama: Buddha, Katolik, Islam, Protestan, dan Taoisme.

    Pada akhir tahun lalu, Presiden Xi Jinping pernah menyinggung soal hilangnya kompas moral masyarakat Tiongkok. Bahkan sudah sedikit warga yang berpikir tradisional seperti agama Buddha, Konghucu, serta Taoisme. "Padahal ketiga agama itu bisa mengisi kekosongan yang memungkinkan korupsi tumbuh subur," kata Jinping.

    TELEGRAPH | CORNILA DESYANA

    Terpopuler:
    NATO: Militer Rusia Membesar di Perbatasan Ukraina
    Hillary Clinton Dilempar Sepatu Saat Pidato
    Mangga Jepang Dilelang Rp 42 Juta 
    Menteri Prancis Dilarang Bawa Ponsel ke Rapat 
    Empat Sinyal Terdeteksi, MH370 Belum Ditemukan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.