Potret Putin Jadi Daya Tarik Pameran Lukisan Bush

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Presiden Bush menunjukan foto lukisannya kepada (kiri-kanan) Michelle Obama, Hillary Clinton, Valerie Jarrett, Penasehat Keamanan Nasional Susan E. Rice, Jaksa Umum Eric Holder dan istrinya Laura Bush di atas pesawat Air Force One (9/12). (Official White House/ Pete Souza)

    Mantan Presiden Bush menunjukan foto lukisannya kepada (kiri-kanan) Michelle Obama, Hillary Clinton, Valerie Jarrett, Penasehat Keamanan Nasional Susan E. Rice, Jaksa Umum Eric Holder dan istrinya Laura Bush di atas pesawat Air Force One (9/12). (Official White House/ Pete Souza)

    TEMPO.CO, Dallas – Siapa sangka mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush memiliki bakat melukis yang luar biasa. Hal ini dia tunjukkan dalam pameran lukisan pertamanya sebagai seorang pelukis, bukan seorang mantan presiden Negeri Abang Sam tersebut.

    Bertempat di George W. Bush Presidential Center di Dallas, Bush secara resmi membuktikan dirinya sebagai seorang seniman. Seperti dilaporkan Washington Post, Jumat, 4 April 2014, pameran lukisan pertama Bush ini akan terus berlangsung hingga 3 Juni mendatang.

    Dalam pameran bertajuk "The Art of Leadership: A President’s Personal Diplomacy" (Seni Kepemimpinan: Diplomasi Pribadi Seorang Presiden), Bush menampilkan sejumlah lukisan yang bergambar para pemimpin dunia. Sejumlah pemimpin dunia itu antara lain Kanselir Jerman Angela Merkel, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, dan mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi.

    Di antara lukisan para pemimpin dunia, yang paling menarik perhatian publik ialah lukisan wajah Presiden Rusia Vladimir Putin. Menonjolnya lukisan Putin tidak hanya dinilai dari segi seni, tetapi juga bagaimana pergulatan Bush dalam melukis pemimpin negara yang sering kali "berseberangan" dengannya itu. Bahkan ia mengaku mengenal Putin "dengan sangat baik".

    Bagian mata Putin tampak menjadi pusat lukisan yang dibuat Bush. Meski dibuat agak gelap, ekspresi yang terpancar begitu khidmat. Hal ini diakuinya telah mengubah pemikiran Bush terhadap Putin.

    “Saya bisa lihat dari matanya. Dia sangat ‘kuat’ dan dapat dipercaya,” kata Bush dalam sebuah wawancara. Presiden ke-43 Amerika Serikat ini juga mengungkapkan rasa kagumnya pada Putin. Bagi Bush, Putin sangat berkomitmen dan akan menaruh kepentingan terbaik bagi negaranya itu.

    ANINGTIAS JATMIKA | WASHINGTON POST

    Terpopuler

    Bayi Sembilan Bulan Didakwa Pembunuh Berencana
    Gereja Hendak Dirobohkan, Umat Kristen Cina Siaga 
    Militer Jepang Siap Hancurkan Rudal Korea Utara 
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.