Gempa Cile Rusak Penjara, Narapidana Coba Kabur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah keluarga bergegas menuju daerah yang lebih tinggi setelah terdengar alarm peringatan tsunami di Talcahuano, Cile (1/4). Gempa berkekuatan 8.2 SR menggoncang pesisir Cile, dan memancing datangnya tsunami. REUTERS/Jose Luis Saavedra

    Sebuah keluarga bergegas menuju daerah yang lebih tinggi setelah terdengar alarm peringatan tsunami di Talcahuano, Cile (1/4). Gempa berkekuatan 8.2 SR menggoncang pesisir Cile, dan memancing datangnya tsunami. REUTERS/Jose Luis Saavedra

    TEMPO.COIquique – Guncangan berskala 8,2 skala Richter di pesisir Pasifik menimbulkan kerusakan yang cukup masif di kota pelabuhan Iquique, Cile. Sejumlah bangunan rusak dan kebakaran besar terjadi di kota ini.

    Bahkan, seperti dikutip Mirror, Menteri Dalam Negeri, Rodrigo Penailillo menyatakan gempa menghancurkan sebuah penjara di Kota Iquique. Sekitar 300 tahanan berusaha mengambil keuntungan dari kepanikan akibat gempa. Mereka dilaporkan mencoba melarikan diri.

    Belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai hal ini. Belum diketahui berapa jumlah narapidana yang kabur dan bagaimana upaya menghentikan pelarian ini.

    Gempa berkekuatan 8,2 skala Richter yang berpusat di 99 kilometer barat laut Kota Iquique itu terjadi pada Selasa, pukul 20.46 waktu setempat. Peringatan tsunami langsung dikeluarkan beberapa saat setelah terjadinya gempa.

    Guncangan gempa terasa di hampir seluruh kawasan Amerika Selatan lainnya. Selain di Cile, siaga tsunami dinyatakan di Peru, Nikaragua, El Savador, Kosta Rika, Panama, dan Kolombia. (Baca: Gempa Cile Pernah Terasa hingga ke Jepang)

    ANINGTIAS JATMIKA | MIRROR

    Terpopuler

    MI5 dan MI6 Dikerahkan Selidiki Ikhwanul Muslimin
    Turki Rusuh, Tolak Kemenangan Erdogan 
    Pemimpin Spiritual Yahudi Iran Meninggal 
    Ingin Kaya, Pria Ini Umpankan Testisnya ke Hyena


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.