Kapal Selam Inggris Dikerahkan Cari MH370  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah perahu kecil (kiri) berada di depan kapal Angkatan Laut Australia HMAS Success dalam mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di Samudra Hindia, di Perth, Australia, (31/3). (AP Photo / Rob Griffith, Pool)

    Sebuah perahu kecil (kiri) berada di depan kapal Angkatan Laut Australia HMAS Success dalam mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di Samudra Hindia, di Perth, Australia, (31/3). (AP Photo / Rob Griffith, Pool)

    TEMPO.COKuala Lumpur – Menjelang kunjungan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak ke Australia, sebuah kapal selam milik Inggris juga tiba di Samudra Hindia untuk membantu pencarian Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret silam.

    Hingga hari ini, Otoritas Keselamatan Malaysia (AMSA) masih berupaya keras mencari berbagai petunjuk di Samudra Hindia setelah sepuluh pesawat yang menyisir wilayah itu kembali ke pangkalan dan tidak menemukan apa-apa.

    “Tidak ada perkembangan yang signifikan yang bisa dilaporkan,” kata AMSA lewat akun Twitter mereka, Rabu, 2 April 2014.

    Di lain pihak, meskipun minim petunjuk, Angkatan Laut Kerajaan Inggris optimistis kapal selam HMS Tireless bisa membantu. Dikutip dari Malaysia Insider, AL Inggris menyatakan kapal selam ini “memiliki kemampuan pencarian bawah air yang canggih dan akan mampu menemukan pesawat yang hilang.”

    Ini merupakan kapal selam pertama yang diterjunkan Inggris dalam pencarian. Kapal selam ini akan beroperasi bersama kapal, pesawat, dan helikopter dari sejumlah negara lainnya. (Baca: AS Kirim Kapal Selam Tak Berawak Cari MH370)

    ANINGTIAS JATMIKA | MALAYSIA INSIDER

    Terpopuler

    Tembakan Meriam Korut Jadi Pesan Bagi AS
    MI5 dan MI6 Dikerahkan Selidiki Ikhwanul Muslimin
    Turki Rusuh, Tolak Kemenangan Erdogan
    Pemimpin Spiritual Yahudi Iran Meninggal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.