Ditemukan Obyek Oranye, Paling Mengerucut ke MH370

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar yang di ambil dari TV ini memperlihatkan flare penanda yang diluncurkan oleh pesawat Angkatan Udara Selandia Baru di Samudra Hindia, saat mencari pesawat Malaysia Airlines Mh370 yang hilang. AP/AMSA, pool

    Gambar yang di ambil dari TV ini memperlihatkan flare penanda yang diluncurkan oleh pesawat Angkatan Udara Selandia Baru di Samudra Hindia, saat mencari pesawat Malaysia Airlines Mh370 yang hilang. AP/AMSA, pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah pesawat milik Australia jenis Orion telah mengidentifikasi beberapa obyek berwarna oranye di Samudra Hindia selatan.

    Obyek tersebut digambarkan paling menjanjikan selama pencarian maskapai Malaysia Airlines MH370. Menurut awak dalam pesawat tersebut, benda itu memiliki ukuran lebih dari 2 meter. Obyek berada sekitar 5 mil laut dari zona pencarian. (Baca: Australia Buat Aturan Baru Pencarian MH370)

    Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) menyatakan sejak kemarin cuaca di daerah zona pencarian MH370 cerah. Jarak pandang (visibilitas) di perairan tersebut bisa mencapai lebih dari 10 kilometer. (Baca juga: Cari MH370, TNI AU Menyisir Pulau Rondo Aceh)

    Letnan Penerbang Russell Adams berharap pihaknya bisa menemukan obyek lain jika cuacanya mendukung. "Untuk kru saya dan perspektif kami, ini (perairan) yang paling visibilitas. Dan ini bisa memberi petunjuk yang menjanjikan," katanya seperti dilansir ABCNews, Senin, 31 Maret 2014.

    Ia mengatakan obyek yang ditemukan akan dinilai untuk menentukan apakah itu terkait dengan pesawat yang hilang. "Saya harus menekankan bahwa kami tidak dapat memastikan asal-usul benda tersebut. Detailnya akan dikombinasikan dengan pelampung GPS yang telah diteruskan ke pusat koordinasi penyelamatan kami," ucapnya.

    Perdana Menteri Australia Tony Abbott menegaskan kembali pihaknya tetap berkomitmen untuk melanjutkan pencarian MH370. Ada seribu pelaut yang menjelajah untuk menemukan puing-puing pesawat itu. "Saya pastikan tidak ada batasan waktu dalam pencarian ini," katanya.

    "Seperti yang saya katakan, kita berutang kepada keluarga korban, kita berutang kepada semua orang yang bepergian melalui udara, kita berutang kepada pemerintah negara-negara yang memiliki warga dalam pesawat itu," Abbot melanjutkan. (Baca: Putri Pilot MH370: Dia Tidak seperti Ayah Saya)

    ABC | ERWAN HERMAWAN

    Topik terhangat:
    MH370 | Kampanye 2014 | Jokowi | Prabowo | Dokter TNI AU

    Berita terpopuler lainnya:
    Dokter TNI AU yang Dianiaya Diajak Tutup Kasus?
    Kecewa Jokowi, Pro-Mega Boikot Kampanye PDIP 
    KPK Soroti Fasilitas Pesawat Dipakai Kampanye SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.