Putri Pilot MH370: Dia Tidak seperti Ayah Saya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aishah Zaharie (kiri), putri dari Zaharie Ahmad Shah, pilot pesawat Malaysia Airlines Mh370 yang hilang saat terbang. Aishah menyesalkan beragam spekulasi liar dan investigasi atas hilangnya pesawat bernomor penerbangan MH370 ini. Dailymail.co.uk

    Aishah Zaharie (kiri), putri dari Zaharie Ahmad Shah, pilot pesawat Malaysia Airlines Mh370 yang hilang saat terbang. Aishah menyesalkan beragam spekulasi liar dan investigasi atas hilangnya pesawat bernomor penerbangan MH370 ini. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Pilot pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370, Zaharie Ahmad Shah, ternyata menunjukkan tingkah laku yang berbeda di mata keluarga sejak beberapa pekan sebelum dia memimpin penerbangan nahas itu. Zaharie disebut berada dalam kekacauan emosional akibat keretakan rumah tangga.

    Di hadapan para penyidik, istri Zaharie, Faizah Khanum Mustafa Khan, menuturkan pilot berusia 53 tahun itu tidak berbicara kepadanya selama beberapa pekan sebelum menerbangkan MH370. "Dia menghabiskan waktu di kamarnya di mana ada simulator penerbangan di sana," kata Faizah, seperti dikutip Daily Mail, Minggu, 30 Maret 2014.

    Meski serumah, Zaharie lebih memilih sendiri. "Dia menjaga jarak, dan sulit untuk memahaminya," ujar Faizah. Bahkan Zaharie jarang berbicara dengan anak-anaknya. Ia tidak lagi akrab dengan ketiga anaknya. (Baca: Bungsu Pilot MH370 Akhiri Kebisuan Keluarga)

    Saat bekerja, Zaharie menghabiskan waktunya lebih banyak dengan teman-teman daripada keluarganya. Meski begitu, Zaharie tidak pernah berbicara langsung mengenai perceraian.

    Satu-satunya orang yang paling akrab dengan Zaharie adalah Aishah Zaharie, 28 tahun. Putri Zaharie ini tinggal di Melbourne, Australia. Beberapa minggu sebelum berangkat terbang dengan MH370, Aishah menerima telepon dari ayahnya. Ia hampir tak mengenal sosok ayahnya itu dalam percakapan mereka yang terakhir. "Dia tidak seperti ayah saya yang selama ini saya kenal. Dia tampak terganggu dan larut dalam dunianya sendiri," kata Aishah kepada tim penyidik. (Baca: I Love You, Ucapan Terakhir Pramugara MH370)

    Meski begitu, Faizah menolak jika suaminya dipersalahkan atas musibah hilangnya MH370 akibat kondisi emosi Zaharie yang tengah terganggu sejak beberapa bulan menjelang penerbangan. "Tidak adil jika menyalahkan suami saya," katanya.

    Sebelumnya, pada 24 Maret lalu, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak telah memberikan pernyataan mengenai nasib MH370. Menurut Najib, berdasarkan hasil analisis Inmarsat, perusahaan Inggris yang menyediakan data satelit dari wilayah utara dan selatan bumi, dan perwakilan kantor Investigasi Kecelakaan Udara Kerajaan Inggris (AAIB), posisi terakhir MH370 adalah di tengah Samudra Hindia, sebelah barat Perth. Sejumlah negara masih terus mencari keberadaan pesawat ini. (Baca:Kerabat Korban Pilih Tunggu Bangkai MH370 Ditemukan)

    PRIHANDOKO | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...