Venezuela Tahan 3 Jenderal Perencana Kudeta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesiden Venezuela Nicolas Maduro, melakukan selfie bersama dengan aktor Amerika Serikat Sean Penn (kiri) dan Perdana Menteri Haiti Laurent Lamothe di Caracas (9/3). REUTERS/Miraflores Palace/ Handout via Reuters

    Pesiden Venezuela Nicolas Maduro, melakukan selfie bersama dengan aktor Amerika Serikat Sean Penn (kiri) dan Perdana Menteri Haiti Laurent Lamothe di Caracas (9/3). REUTERS/Miraflores Palace/ Handout via Reuters

    TEMPO.CO, Caracas - Venezuela menahan tiga jenderal Angkatan Udara karena didakwa merencanakan kudeta terhadap pemerintah sayap kiri pimpinan Presiden Nicolas Maduro. Sikap tegas pemerintah ini berlangsung di tengah upaya oposisi menjatuhkan Maduro.

    Tiga jenderal yang tak disebutkan namanya ini telah melakukan hubungan dengan para politikus oposisi. "(Oposisi) mencoba mengajak Angkatan Udara melawan pemerintah yang dianggap tak sah," kata Maduro, Selasa, 25 Maret 2014, dalam sebuah pertemuan dengan para menteri negara-negara Amerika Latin.

    "Kelompok ini (para jenderal) memiliki hubungan dengan oposisi dan mereka mengatakan bahwa minggu ini merupakan pekan menentukan," ujar Maduro.

    Maduro mengatakan para jenderal itu dipanggil untuk dimintai keterangan sebelum diseret ke pengadilan militer. Mereka diketahui merencanakan kudeta setelah beberapa perwira lain memergoki perekrutan oleh kelompok oposisi.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Topik terhangat:
    Kampanye 2014 | Jokowi Nyapres | Malaysia Airlines | Pemilu 2014 | Kasus Century

    Berita terpopuler lainnya:
    MH370 Turun dari Ketinggian karena Ada Lubang?
    Di Rumah Gus Dur, Jokowi Sempat Bantu Angkat Kursi 
    Puing MH370 Ada di Celah Gunung Api Bawah Laut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.