Apa Dasar PM Najib Sebut Seluruh Penumpang MH370 Tewas?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak melakukan jumpa pers terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370, di Kuala Lumpur, Malaysia, (24/3). Najib Razak menyatakan bahwa pesawat MH370 berakhir di wilayah selatan Samudra Hindia. (AP Photo/Joshua Paul)

    Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak melakukan jumpa pers terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370, di Kuala Lumpur, Malaysia, (24/3). Najib Razak menyatakan bahwa pesawat MH370 berakhir di wilayah selatan Samudra Hindia. (AP Photo/Joshua Paul)

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur — Pernyataan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak soal nasib penerbangan Malaysia Airlines MH370 sudah berakhir di Samudera Hindia dan semua penumpangnya tewas memantik banyak reaksi. Apalagi satu jam sebelumnya, Malaysia Airlines mengirimkan kabar duka itu melalui pesan pendek. (baca:Kabar Duka Dikirim Via SMS, Keluarga Korban MH370 Histeris)

    Selain memantik emosi, penjelasan Razak tak disertai bukti bila bangkai pesawat MH370 telah ditemukan. Ini membuat banyak keluarga penumpang yang masih meragukan penjelasan Malaysia itu. (baca:Keluarga Siregar Tuntut Malaysia Jujur Soal MH370)

    Sebenarnya, apa dasar PM Malaysia itu berani menyatakan semua penumpang tewas? Najib mengaku, dasar utamanya adalah hasil analisis ulang dari data satelit Inmarsat. Hasil analisis menyatakan bahwa pesawat berakhir di Samudra Hindia sebelah barat Perth, sebuah wilayah yang jauh dari landasan mana pun. (baca: Jatuhnya MH370 Diungkap Satelit Inggris)

    "Saya diberi informasi oleh pihak Air Accidents Investigation Branch (AAIB) Inggris. Mereka menginformasikan bahwa Inmarsat, perusahaan Inggris yang memberikan data satelit yang berperan dalam penentuan koridor selatan dan utara dalam pencarian, telah mengolah data lebih lanjut," kata Najib saat memberikan keterangan, Senin, 24 Maret 2014 (baca: Penemuan MH370, Efek Dopler Atasi Minimnya Satelit )

    Seperti dilansir CNN, Najib mengatakan kalau analisis itu mengungkap petunjuk lebih banyak tentang jalur penerbangan MH370. Dari analisis itu, Inmarsat dan AAIB menyimpulkan bahwa MH370 terbang di sepanjang koridor selatan. “Posisi terakhirnya adalah di tengah-tengah Samudra Hindia, sebelah barat Perth," kata Najib.

    Lokasi itu sangatlah terpencil, jauh dari lokasi pendaratan. Oleh karena itu, Najib mengatakan, ”Dengan kesedihan yang dalam dan kekecewaan, saya harus menginformasikan bahwa berdasarkan data ini, penerbangan MH370 berakhir di wilayah Samudra Hindia selatan,"  kata Najib. 

    Menurut Najib, karena jauh dari landasan mana pun, kemungkinan pesawat berhasil mendarat dan penumpang selamat setelah ratusan kilometer melenceng dari jalur penerbangan seharusnya sangat kecil. Disimpulkan kemudian, pesawat jatuh ke lautan dan semua penumpang tewas.(baca:MH370 Jatuh, Seluruh Awak dan Penumpang Tewas)

    Selain itu, Najib juga menyebut citra satelit yang diambil oleh beberapa negara milik Cina, Australia, dan Prancis sebagai dasar. Data citra satelit itu menunjukkan obyek yang diduga merupakan puing dari pesawat MH370.

    AW | CNN | STRAIT TIMES | TELEGRAPH

    Topik terhangat:

    Kampanye 2014 | Jokowi Nyapres | Malaysia Airlines | Pemilu 2014 | Kasus Century

    Berita terkait
    Teori Goodfellow Soal Sebab Jatuhnya MH370 
    Pencarian Kotak Hitam MH370 Malaysia Airlines 12 Hari Lagi 
    MH370 Tak Terdeteksi Melewati Indonesia?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...