Cuaca Buruk, Pencarian dan Evakuasi MH370 Ditunda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal Angkatan Laut Australia saat membantu mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di Samudra Hindia Selatan, (24/3). Pencarian ini di dasarkan dari penemuan pesawat militer Cina yang melihat beberapa objek mencurigakan di Samudra Hindia yang diduga puing pesawat MH370. REUTERS/Australian/Handout via Reuters

    Kapal Angkatan Laut Australia saat membantu mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di Samudra Hindia Selatan, (24/3). Pencarian ini di dasarkan dari penemuan pesawat militer Cina yang melihat beberapa objek mencurigakan di Samudra Hindia yang diduga puing pesawat MH370. REUTERS/Australian/Handout via Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Buruknya cuaca di zona pencarian MH370 Malaysia Airlines membuat otoritas keselamatan maritim Australia (AMSA) menunda operasi pencarian hari ini, Selasa, 25 Maret 2014. Seluruh tim pencari bersiaga sembari menunggu kondisi cerah.

    Seperti dilansir Reuters, laporan cuaca yang diterima AMSA, cuaca di zona pencarian didominasi angin kencang, hujan lebat dan awan rendah. Kondisi cuaca seperti itu dinilai membahayakan bagi pesawat untuk mencari MH370. Selain itu, tingginya ombak laut juga memaksa kapal Angkatan Laut Australia meninggalkan wilayah pencarian puing MH370. (baca: Pencarian MH370 Tak Terpengaruh Siklon Gillian)

    AMSA dipercaya puluhan negara untuk memimpin pencarian MH370, yang dinyatakan Malaysia Airlines hilang sejak 8 Maret 2014. Dalam pernyataan tertulisnya, AMSA menyebut telah berkonsultasi dengan Badan Meteorologi dan Geofisika setempat. Kondisi diramalkan akan membaik di lokasi pencarian pada Selasa malam nanti. Oleh karena itu, operasi pencarian akan ditunda.

    Pesawat Boeing 777 dengan kode penerbangan MH370 hilang sejak 8 Maret 2014 dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Selama pencarian, sejumlah bukti mengindikasikan pesawat yang mengangkut 227 penumpang dan 12 kru tersebut ditemukan di perairan sebelah barat Perth, Australia. (baca: MH370 Jatuh, Seluruh Awak dan Penumpang Tewas)

    Salah satunya adalah temuan tim pencari dari Angkatan Laut Australia yang menemukan benda berbentuk bundar berwarna hijau atau abu-abu serta benda berbentuk persegi berwarna jingga pada Senin petang.

    Temuan itu diperkuat dengan data hasil analisis Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (AAIB) dan Inmarsat, perusahaan penyedia data satelit, yang membenarkan bahwa rute terakhir penerbangan MH370 ialah menuju wilayah selatan Samudra Hindia, sekitar 2.500 kilometer sebelah barat Perth, Australia. (baca: Peti Kemas dan Sabuk MH370 di Perairan Perth?)

    Perdana Menteri Malaysia Najib Razak kemudian mengumumkan hasil analisis tersebut dan penetapan status jatuhnya pesawat MH370 di Kuala Lumpur, Senin malam. (baca: Jatuhnya MH370 Diungkap Satelit Inggris)

    AW | REUTERS



    Topik terhangat:
    Kampanye 2014 | Jokowi Nyapres | Malaysia Airlines | Pemilu 2014 | Kasus Century

    Berita terkait
    MH370 Jatuh, Seluruh Awak dan Penumpang Tewas
    Jatuhnya MH370 Diungkap Satelit Inggris
    Pernyataan Lengkap PM Malaysia Soal MH370 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.