Ada Kokain yang Dialamatkan ke Vatikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kilat menyambar kubah Basilika St. Petrus di Vatikan, pada hari Paus Benediktus XVI mengumumkan pengunduran dirinya. EPA/ALESSANDRO DI MEO/telegraph.co.uk

    Kilat menyambar kubah Basilika St. Petrus di Vatikan, pada hari Paus Benediktus XVI mengumumkan pengunduran dirinya. EPA/ALESSANDRO DI MEO/telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Berlin - Petugas Bea dan Cukai Jerman gagal menangkap pemilik 340 gram kokain yang dialamatkan ke sebuah alamat kotak pos di Vatikan. Paket kokain yang dikemas ke dalam 14 kondom itu sudah diawasi sejak dikapalkan dari Amerika Selatan dan melewati Jerman.

    Paket tersebut sebenarnya sudah tiba di Vatikan, negara yang hanya diisi 800 penduduk, sejak Januari lalu. Namun, hingga Associated Press menurunkan berita ini pada Ahad kemarin, tak seorang warga kota suci umat Katolik tersebut yang mengambil dan mengklaim paket itu. Operasi itu diduga bocor.

    Jerman menggandeng polisi Vatikan untuk menjebak si pemilik. Mereka sudah memberitahukan keberadaan narkotik itu sejak ditemukan di Bandara Leipzig/Halle, Jerman. Operasi itu gagal. Selama berminggu-minggu, tak ada yang menyentuh kotak pos yang dituju. Narkotik yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah tersebut kini sudah disita.

    Juru bicara Kementerian Keuangan Jerman, Martin Chaudhuri, kepada AP membenarkan adanya operasi bersama ini. Begitu pula juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, yang turut membenarkan. Mereka bekerja sama untuk mengidentifikasi si pemilik barang, dengan penyamaran dan pengawasan khusus ke kotak pos itu. “Kini investigasinya sudah dibuka,” katanya.

    AP | MUSTAFA SILALAHI

    Terpopuler
    Jokowi Masuk 50 Pemimpin Terhebat Versi Fortune
    Apa Kata Istri Aburizal atas Video Maladewa
    Bagaimana Menemukan Kotak Hitam Pesawat MH370?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.