Kenapa Malaysia Airlines Tak Up-Grade Aplikasinya?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Malysia Airlines. Seorang pejabat Malaysia mengatakan bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 dibajak pada saat ketinggian 35.000 kaki. Namun lokasi hilangnya pesawat yang belum jelas membuat para investigator belum mengetahui motif pembajakan. reuters

    Pesawat Malysia Airlines. Seorang pejabat Malaysia mengatakan bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 dibajak pada saat ketinggian 35.000 kaki. Namun lokasi hilangnya pesawat yang belum jelas membuat para investigator belum mengetahui motif pembajakan. reuters

    TEMPO.COKuala Lumpur – Meskipun biaya pembaruan aplikasi Swift untuk pesawat Malaysia Airlines terbilang murah, yakni sebesar US$ 10 (sekitar Rp 113 ribu) per penerbangan, tapi pihak maskapai harus membayar biaya retail yang lebih tinggi.

    Seperti dikutip Washington Post, saat dimintai tanggapan mengenai hal ini, Zainul Zawawi, Wakil Presiden Malaysia Airlines untuk wilayah operasi Amerika Utara, menyebutkan, “Semua hal yang berada di dalam pesawat berhubungan dengan biaya.”

    Ia mengatakan karena Malaysia Airlines merupakan maskapai dengan penerbangan murah, maka beberapa hal harus dikorbankan. Sejumlah maskapai penerbangan memang memutuskan untuk tidak melakukan pembaruan swift. Bagi mereka, data yang dihasilkan dalam sistem ini tidak terlalu penting karena sudah didukung oleh sistem lainnya, seperti ACARS (Aircraft Communications Adressing and Reporting System).

    Namun demikian, swift juga dianggap sangat penting, terutama jika sistem ACARS telah dimatikan atau sengaja dimatikan. “Ketika ACARS dimatikan, swift akan tetap menyala,” tutur Dave Gallo dari Woods Hole Oceanographic Institution yang berhasil membantu menemukan Air France yang hilang pada tahun 2009 silam.

    Swift telah membantu penyidik mempersempit wilayah pencarian Air France. Dengan bantuan swift, ACARS, dan sejumlah sistem lainnya, Air France dapat ditemukan lima hari kemudian setelah dilaporkan hilang.

    ANINGTIAS JATMIKA | WASHINGTON POST

    Terpopuler

    Indonesia Tidak Akui Referendum Crimea
    Bali, Obyek Wisata yang Paling Disukai Warga Rusia
    Hari ke-11, Pencarian MH370 yang Terlama
    Israel Bombardir Basis Militer Suriah di Golan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.