Perahu Karam, Tujuh Imigran Ilegal Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi imigran pencari suaka. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Ilustrasi imigran pencari suaka. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Athena - Pihak berwenang Yunani menemukan mayat tujuh imigran ilegal yang tenggelam di timur Laut Aegean. "Ketujuh imigran tersebut tewas tadi malam setelah perahu yang mereka tumpangi karam ketika hendak pergi secara ilegal dari wilayah dekat Turki," kata pihak berwenang dari Kementerian Perdagangan Laut Yunani seperti dilansir News Daily, Selasa, 18 Maret 2014.

    Kementerian Perdagangan Laut Yunani menyatakan dua mayat ditemukan terapung di lepas pantai Pulau Lesvos, sementara lima lainnya ditemukan di dalam perahu yang tenggelam. Kementerian juga berhasil menyelamatkan delapan orang lainnya yang ditemukan di dekat Pulau Lesvos.

    Pihak berwenang masih mencari imigran lainnya yang menghilang dari perahu. Mereka meyakini masih ada dua orang yang belum ditemukan. Untuk pencarian ini, pihak berwenang mengerahkan tiga kapal penjaga pantai, helikopter, dan perahu-perahu milik swasta.

    Saat ini kewarganegaraan seluruh imigran ilegal yang berada di dalam kapal belum bisa diketahui.

    Yunani merupakan titik transit utama bagi imigran ilegal yang ingin masuk ke kawasan Uni Eropa. Kebanyakan imigran melakukan perjalanan ke pulau-pulau di Yunani dari pantai terdekat Turki menggunakan perahu-perahu kecil, yang sering kali kelebihan beban. Pada Januari lalu, 12 imigran tenggelam saat perahu yang mereka tumpangi karam di perairan timur Yunani, Farmakonisi.

    NEWS DAILY | ROSALINA

    Terpopuler:
    Pistorius Pesan Enam Senjata Sebelum Reeva Tewas  
    Pangeran William: Satu Anak Cukup untuk Saat Ini
    Anak Pilot MH370: Spekulasi Sakiti Keluarga Kami


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.