Puing di Selat Malaka, Malaysia Airlines?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Malaysia Airlines MH 370 diduga berbalik arah dari titik terakhir mereka kontak saat di dekat Vietnam. Pesawat diduga kembali menuju Penang, lalu ada dua kemungkinan ke arah utara ke Kazkhztan atau ke Samudera India. (NY Times)

    Pesawat Malaysia Airlines MH 370 diduga berbalik arah dari titik terakhir mereka kontak saat di dekat Vietnam. Pesawat diduga kembali menuju Penang, lalu ada dua kemungkinan ke arah utara ke Kazkhztan atau ke Samudera India. (NY Times)

    TEMPO.CO, Sepang - Sebuah tanker Yunani, Elka Athina, dikabarkan melintasi sejumlah puing di Selat Malaka. Berdasarkan pada informasi yang diunggah The New Straits Times, kapal yang memuat bahan kimia itu dalam perjalanan menuju Suez mendapat peringatan dari TNI Angkatan Laut melalui radio bahwa mereka akan melintasi tumpukan puing. (Baca: Cari Pesawat Malaysia Airlines, Najib Akan Telepon SBY)

    Kabar tentang peringatan itu lantas menyebar di sejumlah portal media Yunani, seperti Tovima dan Times of Change, yang menyebarkannya ke wilayah lain. Di sejumlah media, kapten kapal juga mengklaim bahwa ia berlayar melintasi zona puing di utara Selat Malaka. Namun mereka tidak bisa memastikan apakah puing itu memiliki hubungan dengan pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 yang hilang beberapa waktu lalu. Diduga, saat ini tim pencari telah mengisolasi sekitar wilayah yang ditemukan puing.

    Sementara itu, seorang pengguna Twitter, Richard Barrow, bercuit dan mem-posting citra satelit area yang diduga sebagai lokasi jatuhnya pesawat dan keberadaan puing. Menuru dia, lokasi itu diduga berada di koordinat 5 derajat 39'08 .0 " N 98 derajat 50'38 .0 " E.

    Sejak lenyap pada 8 Maret lalu, pesawat Malaysia Airlines jenis Boeing 777-200 yang membawa ratusan penumpang itu belum juga ditemukan keberadaanya. Sejumlah spekulasi dan skenario tentang hilangnya pesawat itu terus bermunculan, dari dugaan pembajakan, kerusakan pesawat, hingga pilot bunuh diri. Namun saat ini spekulasi dugaan pesawat telah dibajak semakin santer. Apalagi, kala Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak akhir pekan lalu sempat menyatakan bahwa pesawat diduga berubah arah dengan disengaja. (Baca: Malaysia Airlines Terbang Rendah Hindari Radar)

    AGUNG SEDAYU/NST

    Terpopuler:
    Prabowo Merasa Dikhianati Megawati
    Ini Surat Rp 1 Miliar dari Prabowo ke Kepala Desa
    Inikah 'Pilot Bayangan' dalam Penerbangan MH370?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.