PM Razak Sebut Pilot MH370 Sengaja Ubah Jalur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Malaysia Airlines di Bandara Internasional Kuala Lumpur. REUTERS/Damir Sagolj

    Pesawat Malaysia Airlines di Bandara Internasional Kuala Lumpur. REUTERS/Damir Sagolj

    TEMPO.CO, KUALA LUMPUR - "Oke. Selamat malam." Kata-kata tersebut terdengar dari kokpit Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370. Setelah kata tersebut terucap, tiba-tiba saja jalur penerbangan berubah. Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan pada saat kata itu diucapkan seseorang sudah mengambil langkah mengubah jalur penerbangan. (baca: Najib Razak: Hilangnya MH370 karena 'Kesengajaan' )

    "Dilakukan dengan sengaja," kata Najib sebagaimana dikuti dari laman CNN News pada Ahad, 16 Maret 2014. Setelah itu percakapan itu, kontak dengan pilot hilang.(baca: Siapa yang Berkomunikasi Terakhir di Kokpit MH370?)

    Namun, belum ada yang bisa memastikan suara siapa itu. Apakah itu suara pilot, kopilot, atau bisa juga orang lain selain mereka. Yang pasti, tim investigasi menduga pemilik suara itu adalah salah satu pilot, Zaharie Ahmad Shah, 53 tahun atau suara kopilot Fariq Abdul Hamid, 27 tahun. Rumah keduanya telah diperiksa aparat hukum.

    Lebih dari sepekan pesawat MH370 milik Malaysia Airlines hilang. Sekitar 25 negara termasuk Indonesia, turut membantu Malaysia mencari keberadaan pesawat tersebut. Kapal berjenis Boeing 777-200 ER ini membawa 227 penumpang dan 12 awak pesawat.

    Di antara penumpang itu ada setidaknya 154 warga Cina, 38 warga Malaysia, tujuh warga Indonesia, enam warga Australia, lima warga India, empat warga Prancis, dan tiga warga Amerika.


    MUHAMMAD MUHYIDDIN

    Berita terkait
    Fakta dan Misteri Raibnya Malaysia Airlines
    Sinyal Malaysia Airlines Masih Ada 6 Jam Setelah Hilang
    Pencarian MH370 di Laut Cina Selatan Dihentikan 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.