7 Jam Setelah Pesawat Hilang Versi Malaysia Airlines  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peta ini memperlihatkan daerah yang dapat dijangkau oleh pesawat MH370, bila terbang dalam waktu lima jam, dengan jarak maksimum 2.200 nautical miles atau sekitar 4.074 km. dailymail.co.uk

    Peta ini memperlihatkan daerah yang dapat dijangkau oleh pesawat MH370, bila terbang dalam waktu lima jam, dengan jarak maksimum 2.200 nautical miles atau sekitar 4.074 km. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Malaysia Airlines menerbitkan catatan rinci tentang tanggap darurat setelah pesawat dengan nomor penerbangan MH370 hilang dari pantauan radar. Pernyataan ini dirilis dalam konferensi pers di Beijing.

    Catatan ini merinci aktivitas selama tujuh jam setelah MH370 melakukan kontak terakhir dengan menara pengawas. Termasuk, upaya-upaya yang ditempuh agar kontak dengan pesawat itu kembali terjalin.

    Berikut ini detail menit demi menit setelah pesawat kehilangan kontak:



    01.07

    Operation Control Center (OCC) Malaysia Airlines (MAS) menerima pesan otomatis dari MH370 melalui fasilitas Aircraft Communication Addressing and Reporting System (ACARS) yang melaporkan bahwa pesawat terbang pada ketinggian yang benar.

    01.30-02.30

    Malaysia Air Traffic Control (ATC) mengakui telah kehilangan kontak dengan MH370. Mereka kemudian menjalankan beberapa upaya untuk kembali menjalin kontak.

    02.30

    ATC Malaysia menghubungi OCC MAS untuk menginformasikan bahwa ATC kehilangan kontak dengan MH370. Lokasi terakhir diketahui pada ketinggian 35.000 kaki sekitar lima menit setelah Way Point IGARI (WPIGARI).

    02.35-03.00

    OCC mengontak MH370 melalui komunikasi satelit (SATCOM). Tidak ada respons yang diterima dari pesawat. Pesan melalui ACARS juga gagal terkirim.

    03.15-03.40

    OCC mengontak lima penerbangan Malaysia Airlines lainnya. Tak satu pun dari mereka yang berhasil mengontak MH370.

    03.45-04.00

    OCC mengeluarkan tanda peringatan merah. Mereka meminta ATC Subang untuk memanggil ATC Vietnam dan ATC HKG untuk memverifikasi lokasi MH370. Keduanya menjawab bahwa pesawat tidak memasuki wilayah udara mereka.

    04.26

    Peringatan pesan singkat dikirim kepada semua anggota Emergency Operation Center (EOC): kode peringatan merah.

    04.30-05.00

    "Alarm kecelakaan" SZBATC diaktifkan untuk Menara Pengendalian di KLIA  pukul 04.30-05.00 waktu setempat. Tidak ada jawaban positif.

    5.00-5.35

    Kode siaga merah dikeluarkan. Informasi disebar kepada semua anggota EOC. Stasiun HKG dan BJS disiagakan.

    05.35-06.00

    Stasiun dan ATC HKG dan HKG menegaskan bahwa MH370 tidak memasuki wilayah udara mereka. Stasiun BJS menginformasikan tentang peningkatan sutuasi.

    06.05-06.15

    Membuka Pusat Koordinasi di Beijing setelah menyatakan MH370 hilang.

    06.30

    MH370 dijadwalkan mendarat di Beijing.

    06.45

    Pengecekan dengan SZB Rescue Command Center RCC/DCA Malaysia untuk menentukan apakah misi penyelamatan udara dan laut telah diluncurkan. Tidak ada balasan yang diterima dari  RCC.

    07.00-07.20

    Hongkong dan Cina mengkonfirmasikan MH370 tidak terlihat di radar. MAS mengadakan jumpa pers pertama bahwa mereka kehilangan kontak dengan MH370.

    CHINA DAILY | TRIP B

    Baca juga:
    Kapal Penghancur Misil Ikut Cari Malaysia Airlines
    Gambar Satelit Cina Bukan Puing Malaysia Airlines
    AS Yakin Malaysia Airlines Jatuh di Samudera India
    CIA: Pilot Malaysia Airlines Mungkin Bunuh Diri
    TNI AU: Waktu Pencarian MH-370 Bisa Ditambah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.