Pejabat Malaysia Pastikan MH370 Dibajak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Malysia Airlines. Seorang pejabat Malaysia mengatakan bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 dibajak pada saat ketinggian 35.000 kaki. Namun lokasi hilangnya pesawat yang belum jelas membuat para investigator belum mengetahui motif pembajakan. reuters

    Pesawat Malysia Airlines. Seorang pejabat Malaysia mengatakan bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 dibajak pada saat ketinggian 35.000 kaki. Namun lokasi hilangnya pesawat yang belum jelas membuat para investigator belum mengetahui motif pembajakan. reuters

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Pemerintah Malaysia memberi konfirmasi bahwa pesawat Malaysia Airlines dengan  nomor penerbangan MH370 dibajak. Hal ini didasarkan pada investigasi yang menyebut pembajakan dilakukan oleh salah satu pilot atau seseorang dalam pesawat yang mempunyai pengalaman terbang.

    Pejabat yang masuk dalam tim investigasi itu menyatakan motif pembajakan ini belum diketahui. Dia juga menyebutkan sampai saat ini lokasi pesawat itu belum jelas .

    The Star menyatakan pejabat itu meminta untuk tak disebutkan namanya karena dia tak berwenang memberi keterangan kepada media. Dia mengatakan dugaan pembajakan sudah bukan lagi spekulasi. "Itu tak diragukan lagi," katanya.

    Pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret dinihari. Dugaan semula, pesawat raib di sekitar Laut Cina Selatan. Namun menurut investigasi terbaru, pesawat terbang ke arah Samudera Hindia.

    THE STAR | TRIP B
    Topik terhangat

    Ade Sara | Malaysia Airlines | Kasus Century | Jokowi | Anas Urbaningrum

    Terpopuler
    AS Yakin Malaysia Airlines Jatuh di Samudera Hindia
    Cina Keluhkan Cara Pencarian Malaysia Airlines 
    Cina Tak Akan Menyerah Mencari Malaysia Airlines  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.