Kapal Penghancur Misil Ikut Cari Malaysia Airlines  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita dan seorang anak kecil melihat pesawat Malaysia Airlines di landasan Bandara Internasional Kuala Lumpur (13/3). Pencarian Pesawat tidak menemukan tanda-tanda pesawat Malaysia Airlines, Flight MH370, di daerah di mana citra satelit menunjukkan puing-puing pesawat, samapi hari ke enam pencarian belum membuahkan hasil. REUTERS/Damir Sagolj

    Seorang wanita dan seorang anak kecil melihat pesawat Malaysia Airlines di landasan Bandara Internasional Kuala Lumpur (13/3). Pencarian Pesawat tidak menemukan tanda-tanda pesawat Malaysia Airlines, Flight MH370, di daerah di mana citra satelit menunjukkan puing-puing pesawat, samapi hari ke enam pencarian belum membuahkan hasil. REUTERS/Damir Sagolj

    TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat mengirimkapal penghancur misil USS Kidd untuk mencari pesawat Malaysia Airlines MH370. Dilengkapi dua helikopter MH-60R, kapal itu diharapkan bisa membantu operasi pencarian yang hingga kini belum menemukan titik terang. USS Kidd sendiri kini tengah berada di Laut Cina Selatan. Dengan demikian kapal ini dapat tiba di lokasi pencarian dalam waktu cepat. (Gambar Satelit Cina Bukan Puing Malaysia Airlines).

    "Seluruh kru USS Kidd mendedikasikan kerjanya untuk operasi ini," ujar Cmdr. Gabe Varela, pemimpin tertinggi USS Kidd, dalam siaran pers Angkatan Laut Amerika Serikat, Jumat, 14 Maret 2014. "Kalau keluarga kami ada di pesawat itu, kami harap orang lain akan melakukan hal yang sama."

    Seperti apa USS Kidd? The Star menyebut kapal itu sebagai satu dari 62 kapal penghancur misil serupa milik Amerika Serikat. Kapal ini sejatinya didesain untuk menghancurkan pesawat, kapal selam, dan kapal laut. Meski beratnya saat terisi penuh bisa mencapai 9.500 ton, kapal sepanjang 155 meter itu dapat bergerak dengan kecepatan 30 knot atau sekitar 55 kilometer per jam. Kapal ini membawa pula 96 misil dan dua torpedo.

    Dua helikopter MH-60R yang diboyong USS Kidd bisa terbang hingga ketinggian 13 ribu kaki atau sekitar 3.962 meter, dengan kecepatan 180 knot. Dua burung besi itu pun mampu melakukan pencarian pada malam hari karena dilengkapi kamera inframerah.

    USS Kidd bakal bergabung dengan USS Pinckney, kapal Angkatan Laut AS yang sejak 10 Maret mengikuti operasi pencarian pesawat MH370. USS Pinckney juga sedang berlatih di Laut Cina Selatan saat tersiar kabar bahwa pesawat Malaysia Airlines itu lenyap. (TNI AU: Waktu Pencarian MH370 Bisa Ditambah).

    Pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang saat terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, Cina, Sabtu dinihari lalu. Di dalamnya terdapat 227 penumpang dan 12 awak kapal. Di antara penumpang itu setidaknya ada 153 warga negara Cina, 38 warga Malaysia, tujuh warga Indonesia, enam warga Australia, lima warga India, empat warga Prancis, dan tiga warga Amerika. (CIA: Pilot Malaysia Airlines Mungkin Bunuh Diri).

    WWW.NAVY.MIL | THE STAR | BUNGA MANGGIASIH

    Terpopuler:
    CIA: Pilot Malaysia Airlines Mungkin Bunuh Diri 
    Cina Keluhkan Cara Pencarian Malaysia Airlines 
    AS Yakin Malaysia Airlines Jatuh di Samudera India

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.