Rusia Bangun Dua Pembangkit Listrik Nuklir di Iran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, di Teheran, Iran. REUTERS/Raheb Homavandi

    Pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, di Teheran, Iran. REUTERS/Raheb Homavandi

    TEMPO.CO, Teheran – Iran dan Rusia sepakat bekerja sama untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Setidaknya dua PLTN akan dibangun Rusia di Iran guna memenuhi kebutuhan energi negara Timur Tengah tersebut.

    Dikutip Xinhua, juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi, mengatakan kepada kantor berita IRNA bahwa dua PLTN ini akan dibangun di selatan Teluk Persia, di kota pesisir Iran Bushehr.

    "Menurut perjanjian tersebut, masing-masing PLTN akan berkapasitas setidaknya 1.000 megawatt dan PLTN baru ini akan dibangun di sisi PLTN Bushehr yang telah ada sebelumnya," kata Kamalvandi.

    Sudah sejak lama seluruh dunia menyoroti masalah nuklir di Iran. Banyak negara yang mengklaim industri nuklir di Iran digunakan untuk membuat senjata nuklir. Namun Iran membantah tuduhan ini. Mereka mengklaim nuklir hanya digunakan sebagai tenaga listrik.

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA


    Terpopuler

    Ini Kata-kata Terakhir Pilot Malaysia Airlines 
    Bodi Pesawat Malaysia Airlines Diduga Retak 
    Pesawat Malaysia Airlines Sempat Kirim Data Mesin 
    Bagaimana Pesawat Malaysia Hilang tanpa Pesan





     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.