Kawal Tim Vaksin Polio, Dua Polisi Ditembak Mati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan Pakistan (kiri) saat mengunjungi sebuah sekolah untuk memeriksa kondisi murid yang membutuhkan vaksin polio di sebuah sekolah penampungan sementara di pinggiran Islamabad, Pakistan (10/3). Perbatasan Peshawar menjadi tempat wabah folio  terbesar di dunia menurut WHO. (AP Photo/Muhammed Muheisen)

    Petugas kesehatan Pakistan (kiri) saat mengunjungi sebuah sekolah untuk memeriksa kondisi murid yang membutuhkan vaksin polio di sebuah sekolah penampungan sementara di pinggiran Islamabad, Pakistan (10/3). Perbatasan Peshawar menjadi tempat wabah folio terbesar di dunia menurut WHO. (AP Photo/Muhammed Muheisen)

    TEMPO.COKhyber Pakhtunkhwa – Pakistan tengah menghadapi polio dan juga kelompok Taliban yang berusaha menggagalkan vaksin polio yang dilakukan pemerintah. Pada Selasa, 11 Maret 2014, seperti dilaporkan BBC, dua orang polisi yang mengawal tim vaksin polio tewas ditembak.

    Dua polisi tersebut diserang sekelompok orang tak dikenal di Distrik Dera Ismail Khan di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Mereka tengah mengawal tim vaksin polio yang akan memberikan vaksinasi kepada sejumlah anak di daerah tersebut.

    Sebuah bom di pinggr jalan meledak saat konvoi tim vaksin melewati desa tersebut. Ledakan kemudian diikuti dengan baku tembak antara polisi dan Taliban.

    Memang, Taliban begitu menentang program vaksin tersebut. Sejak 2012, telah lebih dari 40 orang yang terkait dengan program vaksinasi polio tewas di negara ini.  Taliban menuding vaksinasi merupakan kedok untuk melakukan spionase. Taliban juga menuduh petugas kesehatan merupakan bagian dari plot Barat yang berusaha mensterilkan muslim.

    Pakistan merupakan salah satu dari tiga negara endemik polio, bersama Nigeria dan Afghanistan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada 91 kasus polio tahun lalu di Pakistan. Jumlah ini naik jika dibandingkan tahun 2012 yang berjumlah 58 kasus.

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC


    Terpopuler


    Ini Dia Penumpang Gelap Malaysia Airlines
    Telepon Penumpang Malaysia Airlines Aktif
    Tujuh Fakta Terkait Hilangnya Malaysia Airlines
    Pilot Malaysia Airlines Bawa Penumpang ke Kokpit  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.