Penumpang Malaysia Airlines Titip Cincin Kawin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petgas bandara memindahkan papan berisi pesan-pesan harapan bagi semua yang terlibat dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di Bandara Kuala Lumpur (11/3). (AP Photo/Wong Maye-E)

    Petgas bandara memindahkan papan berisi pesan-pesan harapan bagi semua yang terlibat dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di Bandara Kuala Lumpur (11/3). (AP Photo/Wong Maye-E)

    TEMPO.COPerth – Danica masih setia menunggu kabar tentang suaminya, Paul Weeks, yang hilang bersama 239 penumpang Malaysia Airlines MH-370. (baca: Hari Keempat, Bangkai Malaysia Airline Tak Ketemu)

    Danica tak merasakan firasat apa pun. Cuma, ia teringat sikap aneh sang suami sebelum pergi. Pria 39 tahun itu meninggalkan cincin kawin dan jam tangan kesayangannya.

    Paul mengatakan, menurut Danica, "Jika terjadi sesuatu padaku, berikan cincin ini kepada anak pertama kita saat menikah nanti. Dan jam tangan ini untuk anak kedua.” Danica terisak ketika diwawancarai 9 News National.

    Bersama Paul, Danica memiliki dua orang putra: Lincoln, 3 tahun, dan Jack, 10 bulan. Meski sedikit putus asa, dia berharap sang suami bisa segera ditemukan.

    Paul adalah mantan tentara, sebelumnya tinggal di Christchurch, Selandia Baru. Namun, karena gempa bumi pada 2012, ia memboyong anak dan istrinya ke Perth, tempat keluarga Paul bermukim.

    Paul menumpang Malaysia Airlines menuju Mongolia untuk menjalankan tugas sebagai teknisi mesin di MTU Detroit Diesel Australia.

    ANINGTIAS JATMIKA | 9 NEWS NATIONAL


    Berita Terkait


    Ini Dia Penumpang Gelap Malaysia Airlines
    Telepon Penumpang Malaysia Airlines Aktif
    Tujuh Fakta Terkait Hilangnya Malaysia Airlines
    Pilot Malaysia Airlines Bawa Penumpang ke Kokpit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.