Kazem Ali, Pemesan Tiket Malaysia Airlines, Diburu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luigi Maraldi, warga Italia yang paspornya dicuri dan digunakan salah satu penumpang di pesawat Malaysia Airline yang hilang, saat dijumpai di kepolisian Phuket, Thailand (9/3).  (AP Photo/Krissada Muanhawang)

    Luigi Maraldi, warga Italia yang paspornya dicuri dan digunakan salah satu penumpang di pesawat Malaysia Airline yang hilang, saat dijumpai di kepolisian Phuket, Thailand (9/3). (AP Photo/Krissada Muanhawang)

    TEMPO.CO, Bangkok - Kazem Ali, warga negara Iran yang pernah tinggal di Pattaya, Thailand, kini diburu aparat keamanan negeri itu. Pria inilah yang memesan dua tiket Malaysia Airlines yang kini hilang dengan menggunakan paspor curian.

    Agen perjalanan di resor Pattaya menyatakan seseorang yang dia tahu hanya sebagai "Mr Ali" memintanya mem-book tiket untuk dua orang pada tanggal 1 Maret. Dia awalnya telah memesan untuk penerbangan lain. Namun, pada tanggal 6 Maret, ia meminta untuk dipesankan lagi.

    Dia mengatakan kepada Financial Times, Ali membayarnya dalam bentuk tunai. (Baca: Pemakai Paspor Curian Mirip Balotelli)

    Ali kini diketahui telah pulang kembali ke Iran. Agen perjalanan yang menjual tiket untuk Ali mencoba menghubunginya selama akhir pekan lalu melalui ponsel yang digunakan untuk memesan. Sempat mati, belakangan diketahui ponsel ini berada di Teheran.

    Ali diketahui beberapa kali memesan tiket. Benjaporn Krutnait, yang memiliki agen perjalanan yang digunakan oleh Ali, Grand Horizon, mengatakan sangat umum di Thailand orang memesan tiket melalui calo yang berusaha mengambil keuntungan dari selisih harga.

    Kini fokus penyelidikan dilakukan pada dua pengguna paspor palsu dalam penerbangan itu. Pihak keamanan Malaysia saat ini telah mengantongi rekaman CCTV penumpang yang dicurigai, yang salah satunya digambarkan berbadan kekar dan berkulit gelap.

    Gambar mereka beredar di seluruh badan-badan intelijen internasional dan akan direferensikan dengan perangkat lunak pengenalan wajah. Para pejabat menyatakan salah satu penjelasan yang mungkin untuk paspor curian adalah digunakan untuk kasus imigran ilegal.

    Pesawat dengan nomor penerbangan MH370 menghilang dari layar radar pada Sabtu dinihari, sekitar satu jam setelah mengudara dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Tidak ada sinyal marabahaya dikirim dari pesawat yang hilang. Angkatan Udara Malaysia menyatakan pelacakan radar menunjukkan pesawat mungkin telah kembali dari rute yang dijadwalkan sebelum menghilang. (Baca: Dukun Kondang Ikut Mencari)

    USA TODAY | TRIP B

    Topik terhangat:
    Ade Sara | Malaysia Airlines | Kasus Century | Jokowi | Anas Urbaningrum

    Terkait
    Mungkinkah Malaysia Airline MH370 Dibajak?
    Malaysia Airlines, Bandara Kualalumpur dan Pembawa Bahan Peledak
    Siapa Pemesan Tiket Pengguna Paspor Palsu di Malaysia Airlines?

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.