Serba 5 di Malaysia Airlines: 5 Balita, 5 Tak Terbang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seniman India Sudarshan Patnaik menyelesaikan patung pasir yang dibuat untuk mendoakan keselamatan  penumpang pesawat Malaysian Airlines penerbangan MH370, di pantai Puri, India (9/3). Pesawat ini membawa 227 penumpang dan 12 awak menghilang di Laut Cina Selatan pada Sabtu Lalu saat terbang dari   Kuala Lumpur ke Beijing. REUTERS/Stringer

    Seniman India Sudarshan Patnaik menyelesaikan patung pasir yang dibuat untuk mendoakan keselamatan penumpang pesawat Malaysian Airlines penerbangan MH370, di pantai Puri, India (9/3). Pesawat ini membawa 227 penumpang dan 12 awak menghilang di Laut Cina Selatan pada Sabtu Lalu saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta - Di antara 217 penumpang dan 12 kru yang terbang bersama Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak Sabtu, 8 Maret  2014, terdapat lima anak usia di bawah lima tahun (balita). Belum jelas apa saja kebangsaan anak-anak ini. Angka lima juga menandai penumpang yang sudah membeli tiket, tetapi tidak muncul hingga pesawat lepas landas. (baca juga: Aneka Angka di Pesawat Nahas Malaysia Airlines)

    Direktur Jenderal  Departemen Penerbangan Sipil Malaysia, Azharuddin Abdul Rahman, dalam jumpa pers--yang dihadiri ratusan wartawan--di Kuala Lumpur pada Senin, 10 Maret 2014, mengatakan bahwa bagasi kelima penumpang ini tidak terdapat pada pesawat yang hilang.  Bagasi mereka, kata Azharuddin--seperti dikutip kantor berita CNN--langsung diturunkan dari pesawat tatkala kelimanya tidak muncul hingga menit terakhir sebelum keberangkatan.(baca:Terungkap, 'Penumpang Gelap' Malaysia Airlines)

    Pemerintah Malaysia memberi pernyataan resmi dalam dua jumpa pers pada Senin, 10 Maret 2014. Pada jumpa pers pukul 16.00 waktu Kuala Lumpur, Azharuddin hadir bersama pejabat pelaksana Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin bin Tun Hussein. Keduanya menegaskan bahwa pesawat Boeing 777-200ER dengan rute terbang Kuala Lumpur–Beijing belum terlacak sedikit pun jejaknya

    Pesawat diduga jatuh di sekitar Teluk Thailand. Kedua pejabat ini menyebutkan lokasi pencarian yang didukung sembilan negara--termasuk Indonesia--telah diperluas hingga ke Laut Andaman, Myanmar, dan pantai barat Malaysia. Azharuddin dan Hishammuddin menegaskan siaran media sebelumnya yang menyebutkan ada temuan pintu pesawat di wilayah perairan Vietnam tidak benar. “Kami prihatin sekali, tapi kami juga heran, kok pesawat ini bisa hilang seperti itu,” ujar Azharuddin. (baca:Terungkap, 'Penumpang Gelap' Malaysia Airlines)

    HERMIEN Y KLEDEN

    Topik terhangat:

    Ade Sara | Malaysia Airlines | Kasus Century | Jokowi | Anas Urbaningrum

    Terpopuler
    Curhat SBY: Koalisi Kadang Makan Hati
    Terungkap, 'Penumpang Gelap' Malaysia Airlines
    Polisi Belum Minta Keterangan Orang Tua Ade Sara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.