Potongan Bodi Pesawat Malaysia Airlines Ditemukan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benda diduga pecahan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di laut, gambar diambil oleh seorang anggota tim SAR Vietnam (9/3). Twitter.com/CAAV/Handout

    Benda diduga pecahan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di laut, gambar diambil oleh seorang anggota tim SAR Vietnam (9/3). Twitter.com/CAAV/Handout

    TEMPO.CO, Ho Chi Minh City - Pejabat Vietnam mengklaim telah menemukan beberapa benda yang diduga bagian dari badan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang dilaporkan hilang. Benda-benda itu ditemukan sekitar 50 mil arah selatan-barat daya Pulau Tho Chu di Laut Cina Selatan, Minggu, 9 Maret 2014.

    Time melaporkan, bagian badan yang ditemukan di antaranya pintu bagian dalam dan ekor pesawat jet Boing 777-200ER. Potongan badan pesawat ini ditemukan melalui serangkaian pencarian setelah Angkatan Udara Malaysia mengatakan pesawat yang hilang sempat berbalik arah sebelum menghilang. Namun, pihak Angkatan Udara Malaysia tidak menjelaskan lokasi saat pesawat itu berbalik arah atau berapa lama waktu tempuh ke arah yang baru. (Baca juga: DVI Bantu Identifikasi Penumpang Malaysia Airlines).

    Karena hari sudah malam, temuan puing-puing pesawat kurang jelas terlihat. Namun, pencarian terus dilakukan terhadap pesawat itu. Investigasi terhadap identitas empat penumpang pesawat juga terus dilakukan. Mereka adalah dua penumpang pengguna paspor hasil curian yang namanya tercantum di daftar penumpang dan duanya lagi pemilik paspor yang dicuri saat keduanya di Thailand. Kedua penumpang pengguna paspor hasil curian juga dilacak lewat rekaman kamera pemantau (Closed Circuit Camera Television/ CCCTV). (Baca: Soal Paspor Curian, Malaysia Kontak FBI).

    Sejumlah kejanggalan ditemukan terkait dengan hilangnya pesawat yang mengangkut 239 penumpang. Misalnya, cuaca saat itu baik, pilot tidak memberikan sinyal saat akan berbalik arah, dan keberadaan dua penumpang berpaspor hasil curian.

    Pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang kontak pada Sabtu, 8 Maret 2014. Pesawat yang mengangkut 227 orang penumpang dan 12 awak pesawat ini hilang setelah dua jam mengudara dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Dalam penerbangan ini, terdapat tujuh penumbang berkebangsaan Indonesia. (Baca:Pesawat Mengudara Bisa Jatuh, Ini Penyebabnya).

    TIME | BBC | MARIA RITA HASUGIAN

    Berita Terpopuler
    Tersangka Pembunuh Ade Sara Tertawa Saat Diperiksa, Pengacara Bingung
    Ternyata Ahok Bisa Disuap
    Sebelum Bunuh Ade Sara, Hafidt dan Assyifa Pura-pura Ribut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.