KBRI Klarifikasi WNI di Malaysia Airlines Hilang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines. AP/Kyodo News

    Pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines. AP/Kyodo News

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, masih melakukan klarifikasi tujuh nama penumpang yang tercatat warga  Indonesia di pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH 370 yang hilang kontak sejak Sabtu pagi. KBRI tidak ingin melakukan kesalahan seperti yang dilakukan Malaysia Airlines.

    Ketujuh nama WNI tersebut adalah Siregar Firman Chandra, Suadaya Herryindra, Sugianto Lo, Suadaya Ferry Indra, Tanurisam Indrasuria, Vinny Chynthyatio, dan Wang Willysurijanto. (Baca: 7 Pemesan Tiket Pesawat Malaysia Airlines yang Hilang )

    “Kami sedang klarifikasi ke pihak keluarga untuk benar atau tidaknya. Kami takut salah,” kata Koordinator Fungsi Konsuler KBRI di Kuala Lumpur, Dino Nurwahyudin, ketika dihubungi Tempo, Sabtu sore 8 Maret 2014.

    Dino mengatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi lewat pengecekan paspor ketujuh nama yang diberikan Malaysia Airlines. “Kita klarifikasi, apakah benar ada anggota keluarga yang ke Beijing,” ucap Dino.

    Untuk saat ini, salah satu dari penumpang Indonesia sudah berada di Kuala Lumpur. Namun, Dino enggan mengungkapkan identitas keluarga tersebut. “Keluarga sekarang dengan pihak kedutaan dan dibantu difasilitasi,” ujar Dino.

    Sebelumnya, Malaysia Airlines melaporkan penumpang dari Indonesia berjumlah 12 orang. Namun, laporan itu diralat karena mereka salah mengartikan kode negara Indonesia dengan India yang mirip. Jadi, korban penumpang asal Indonesia tujuh orang, sementara India 5 orang.

    Malaysia Airlines memastikan bahwa pesawat dengan nomor penerbangan MH 370  telah hilang kontak dengan menara pengawas Subang pada Sabtu, 8 Maret 2014, pukul 02.40 waktu setempat. Pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Beijing pada 6.30 waktu Beijing, Cina. Pesawat tersebut mengangkut total 239 orang, terdiri atas 227 penumpang, termasuk dua bayi, dan 12 kru.  

    SINGGIH SOARES

    Berita Terpopuler
    Tersangka Pembunuh Ade Sara : Saya Sakit Hati
    Hafitd Ternyata Sewa Hacker Retas Akun Twitter Ade Sara
    Penuturan Nadia, Saksi Kunci Pembunuhan Ade Sara

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H