Akibat Kabut Asap, Sekolah di Malaysia Libur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Langit kota Kuala Lumpur City terlihat tertutup kabut asap di ibukota Malaysia (3/3). Kabut asap ini menyelimuti Kuala Lumpur sejak hari Minggu (2/3). REUTERS/Samsul Said

    Langit kota Kuala Lumpur City terlihat tertutup kabut asap di ibukota Malaysia (3/3). Kabut asap ini menyelimuti Kuala Lumpur sejak hari Minggu (2/3). REUTERS/Samsul Said

    TEMPO.CO, Putra Jaya - Kepala sekolah di Malaysia mendapat izin untuk menutup sementara sekolahnya hingga berkurangnya kabut asap di sejumlah kawasan di negara itu. (baca:kabut Asap Malaysia Bukan dari Riau)

    Ini dilakukan menyusul indeks polusi udara di Klang Valley, yang melebihi 200. Keputusan ini disampaikan Deputi Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin, kemarin.

    Muhyiddin, yang juga menjabat sebagai Menteri Pendidikan, mengatakan ini sebagai antisipasi jika kabut asap semakin menebal, seperti di Kuala Lumpur.

    "Kepala sekolah diizinkan untuk membuat keputusan sesuai dengan arahan yang berlaku," katanya dalam jumpa pers kemarin. Keputusan ini untuk kepentingan para siswa agar tidak terganggu selama proses belajar di sekolah.

    Kabut asap menyelimuti sejumlah kawasan di Malaysia dengan tingkat ketebalan berbeda. Menurut Dewan Keamanan Nasional, asap ini berasal dari kegiatan pembukaan lahan baru, kendaraan, dan pabrik di negara itu.

    New Straits Times | BUDI RIZA



    Terpopuler:
    Bagaimana Suami Anggota DPR ini Sekap Pegawai Resto?  
    Karen Emoh Setor THR, Rudi Ancam Lapor Jero Wacik  
    Suami Anggota DPR Penyekap Pegawai Suka Kemewahan  
    Aksi Dukung Rusia Meluas di Ukraina


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.