Selundupkan Imigran, WNI Diadili di Australia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angkatan Laut Australia melakukan proses evakuasi imigran gelap yang tenggelam di perairan pulau Panaitan, Pandegelang, Banten, (31/8). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Angkatan Laut Australia melakukan proses evakuasi imigran gelap yang tenggelam di perairan pulau Panaitan, Pandegelang, Banten, (31/8). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COBrisbane – Seorang pria warga negara Indonesia dijatuhi hukuman penjara oleh Pengadilan Brisbane setelah terbukti terlibat dalam penyelundupan manusia. Namun putusan ini kemudian diubah menjadi hukuman percobaan.

    Dilaporkan ABC, Erwin kepergok oleh Angkatan Laut Australia tengah membawa sekitar 76 imigran asal Iran ke Pulau Christmas pada Maret 2013. Ia merupakan satu dari dua awak kapal penangkap ikan yang digunakan untuk menyelundupkan manusia.

    Dalam persidangan di pengadilan pada Senin, 24 Februari 2014, ia mengaku bersalah atas tiga tuduhan penyelundupan manusia. Hakim Julie Dick, yang memimpin sidang, menunjukkan bukti berupa foto perahu yang dipenuhi para imigran.

    Meski demikian, Erwin bukan bagian dari pihak yang mengatur penyelundupan ini. Ia hanya “kurir” yang dijanjikan bayaran sekitar Rp 2,8 juta. Adapun tiap imigran akan memberinya upah Rp 50 juta.

    Erwin dijatuhi hukuman penjara 2 tahun 6 bulan. Namun hukuman tersebut ditangguhkan karena sebelumnya ia sudah menjalani masa tahanan selama 333 hari. Selain itu, pengadilan juga memutuskan untuk mendeportasinya ke Indonesia.

    ANINGTIAS JATMIKA | ABC NET

    Terpopuler

    Menteri Ukraina: Tangkap Eks Presiden Yanukovych! 
    Kabinet Mesir Dikabarkan Bubarkan Diri 
    Istana Mewah Yanukovich Jadi 'Museum Korupsi' 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.