Militer AS Dilarang Pakai Bendera Buatan Luar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengendara membawa bendera Amerika Serikat ketika berpartisipasi dalam parade ulang tahun Harley-Davidson ke-110 di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, Sabtu (31/8). AP/Milwaukee Journal-Sentinel, Michael Sears

    Seorang pengendara membawa bendera Amerika Serikat ketika berpartisipasi dalam parade ulang tahun Harley-Davidson ke-110 di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, Sabtu (31/8). AP/Milwaukee Journal-Sentinel, Michael Sears

    TEMPO.CO , Washington: Bendera Amerika Serikat yang dibuat di luar negara ini tidak akan lagi berkibar di atas pangkalan militer. Tapi aturan tersebut tidak berlaku untuk fasilitas di badan federal Amerika Serikat lainnya. Di bawah undang-undang baru yang ditandatangani sebagai bagian dari Anggaran Belanja Federal AS 2014, setiap bendera yang dibeli Departemen Pertahanan harus 100 persen buatan Amerika.

    Anggota Parlemen Mike Thompson, yang menulis undang-undang itu, mengatakan, ia melakukannya karena alasan ekonomi maupun simbolis. "Saya pikir itu mengerikan bahwa Departemen Pertahanan kami memiliki bendera yang dibuat di negara lain," kata Thompson kepada CBS San Francisco, tak lama setelah rancangan itu ditandatangani menjadi undang-undang, Rabu 19 Februari 2014. "Tapi itu juga penting karena kita perlu membuat lebih banyak bendera di Amerika."

    Tapi, undang-undang lain yang meminta semua instansi pemerintah menggunakan bendera yang dibuat di Amerika Serikat, tak lolos. Akibatnya, bendera yang berkibar di atas instalasi militer di Amerika Serikat dan di seluruh dunia harus dibuat di Amerika, tapi bendera di atas bangunan federal lainnya tidak diharuskan diproduksi di dalam negeri. Undang-undang sebelumnya mengatur bahwa bendera yang dibeli oleh pemerintah federal harus terbuat dari setidaknya 50 persen dari bahan yang dibuat di AS.

    Undang-undang yang mewajibkan semua badan federal menggunakan bendera buatan Amerika sulit untuk lolos sebagian karena alasan perjanjian perdagangan, serta fakta bahwa harga bendera buatan Cina lebih rendah dari yang diproduksi di Amerika Serikat. Nilai perdagangan bendera yang diimpor dari Cina sekitar US$ 3,3 juta setiap tahun.

    Thompson, seorang veteran Perang Vietnam dan penerima penghargaan Purple Heart, menulis undang-undang soal bendera itu dan diterapkan ke Amandement Berry 1941. Amandemen tersebut melarang Departemen Pertahanan membeli barang-barang seperti makanan dan pakaian dari luar negeri.

    Annin Flagmakers, yang memproduksi bendera Amerika sejak 1820-an, tidak akan mendapatkan keuntungan dari undang-undang baru karena perusahaannya mempekerjakan lebih dari 500 pekerja. Pemerintah federal hanya menerima penawaran dari usaha kecil dalam pembelian bendera.

    Bendera AS yang dibuat di luar negeri menjadi isu pasca serangan 11 September 2001, ketika warga Amerika berbondong-bondong ke toko untuk membeli bendera untuk dikibarkan di rumah atau mobil mereka. Produsen AS tidak bisa memenuhi permintaan itu, sehingga Cina masuk dan menyediakannya. Impor bendera umumnya senilai sekitar $ 1 juta per tahun, namun nilainya melonjak secara mengejutkan menjadi $ 52 juta pada minggu-minggu berikutnya.

    FOX NEWS | ABDUL MANAN

    BERITA LAINNYABendera Amerika Serikat yang dibuat di luar negara ini tidak akan lagi berkibar di atas pangkalan militer. Tapi aturan tersebut tidak berlaku untuk fasilitas di badan federal Amerika Serikat lainnya. Di bawah undang-undang baru yang ditandatangani sebagai bagian dari Anggaran Belanja Federal AS 2014, setiap bendera yang dibeli Departemen Pertahanan harus 100 persen buatan Amerika.

    Anggota Parlemen Mike Thompson, yang menulis undang-undang itu, mengatakan, ia melakukannya karena alasan ekonomi maupun simbolis. "Saya pikir itu mengerikan bahwa Departemen Pertahanan kami memiliki bendera yang dibuat di negara lain," kata Thompson kepada CBS San Francisco, tak lama setelah rancangan itu ditandatangani menjadi undang-undang, Rabu 19 Februari 2014. "Tapi itu juga penting karena kita perlu membuat lebih banyak bendera di Amerika."

    Tapi, undang-undang lain yang meminta semua instansi pemerintah menggunakan bendera yang dibuat di Amerika Serikat, tak lolos. Akibatnya, bendera yang berkibar di atas instalasi militer di Amerika Serikat dan di seluruh dunia harus dibuat di Amerika, tapi bendera di atas bangunan federal lainnya tidak diharuskan diproduksi di dalam negeri. Undang-undang sebelumnya mengatur bahwa bendera yang dibeli oleh pemerintah federal harus terbuat dari setidaknya 50 persen dari bahan yang dibuat di AS.

    Undang-undang yang mewajibkan semua badan federal harus menggunakan bendera buatan Amerika sulit untuk lolos, sebagian karena alasan perjanjian perdagangan, serta fakta bahwa harga bendera buatan Cina lebih rendah dari yang diproduksi di Amerika Serikat. Nilai perdagangan bendera yang diimpor dari Cina sekitar US$ 3,3 juta setiap tahun.

    Thompson, seorang veteran Perang Vietnam dan penerima penghargaan Purple Heart, menulis undang-undang soal bendera itu dan diterapkan ke Amandement Berry 1941. Amandemen tersebut melarang Departemen Pertahanan membeli barang-barang seperti makanan dan pakaian dari luar negeri.

    Annin Flagmakers, yang memproduksi bendera Amerika sejak 1820-an, tidak akan mendapatkan keuntungan dari undang-undang baru karena perusahaannya mempekerjakan lebih dari 500 pekerja. Pemerintah federal hanya menerima penawaran dari usaha kecil dalam pembelian bendera.

    Bendera AS yang dibuat di luar negeri menjadi isu pasca serangan 11 September 2001, ketika warga Amerika berbondong-bondong ke toko untuk membeli bendera untuk dikibarkan di rumah atau mobil mereka. Produsen AS tidak bisa memenuhi permintaan itu, sehingga Cina masuk dan menyediakannya. Impor bendera umumnya senilai sekitar $ 1 juta per tahun, namun nilainya melonjak secara mengejutkan menjadi $ 52 juta pada minggu-minggu berikutnya.

    FOX NEWS | ABDUL MANAN

    BERITA LAINNYA
    Restu Jong-un Turun, Keluarga Korea Akhirnya Reuni
    Mucikari Internasional Dihukum Seumur Hidup
    Cerita Haru di Balik Reuni Keluarga Dua Korea
    Begini Susahnya Keluarga Korsel - Korut Reuni


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.