Desa di Nigeria Diserang, 90 Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah jalan diblokir setelah terjadi serangan bom di Gereja Katolik St. Finbarr di daerah Rayfield, kota Jos, Nigeria, Minggu (11/3). REUTERS/Stringer

    Sebuah jalan diblokir setelah terjadi serangan bom di Gereja Katolik St. Finbarr di daerah Rayfield, kota Jos, Nigeria, Minggu (11/3). REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Maiduguri - Sebanyak 90 orang tewas dalam sebuah serangan di desa terpencil timur laut Nigeria pada Senin pagi, 17 Februari 2014 waktu setempat.

    Menurut saksi mata, kelompok Boko Haram dengan senjata lengkap mengepung Desa Izge, yang berbatasan dengan Kamerun, serta melakukan rentetan tembakan, peledakan, dan membakar puluhan rumah.

    "Saat berbicara dengan Anda sekarang, seluruh mayat korban masih tergeletak di jalan-jalan," kata warga setempat bernama Abubakar Usman kepada Reuters melalui telepon. "Kami semua melarikan diri tanpa sempat menguburkan mereka karena takut teroris masih bersembunyi di semak-semak."

    Pihak kepolisian Borno, Komisaris Polisi Lawal Tanko, mengkonfirmasi kebenaran serangan itu, tapi ia mengaku belum memiliki informasi rinci tentang para korban. Saksi mata lainnya, Lawan Madu, mengatakan bahwa ratusan warga telah melarikan diri.

    Presiden Goodluck Jonathan telah memerintahkan pasukan tambahan dikirim ke timur laut Nigeria pada Mei lalu untuk memberangus para pemberontak yang telah menewaskan ribuan orang ini. Kelompok Boko Haram merupakan sebuah kelompok bersenjata yang ingin menegakkan syariah Islam di Nigeria. Kelompok pejuang ini juga ingin memisahkan Nigeria bagian utara yang sebagian besar muslim.

    Kelompok militan ini bersembunyi di wilayah terpencil perbukitan Gwoza, berbatasan dengan Kamerun. Mereka akan terus melancarkan serangan-serangan mematikan yang kini menargetkan warga sipil.

    Jonathan akan menghadapi pemilihan umum dalam waktu satu tahun ke depan, dan selama 4,5 tahun ia melawan pemberontakan Boko Haram meski harus mengeluarkan biaya besar untuk operasi militer.

    Pekan lalu, pejuang Boko Haram dengan truk dicat serupa warna militer menewaskan 51 orang dalam serangan terhadap wilayah pemerintah lokal Konduga.

    REUTERS | ROSALINA

    Baca juga:
    Bawa Belasan Awak, Pesawat Nepal Hilang Kontak
    Hamil, 200 Tentara Wanita Inggris Dipulangkan
    Badai Salju Jepang Tewaskan 13 Orang
    Pasukan Oposisi Memecat Panglima FSA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.