Makan Malam, Obama dan Michelle Apit Hollande

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan istrinya, Michelle, berfoto bersama Presiden Prancis, Francois Hollande, sebelum jamuan makan malam. (New York Times)

    Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan istrinya, Michelle, berfoto bersama Presiden Prancis, Francois Hollande, sebelum jamuan makan malam. (New York Times)

    TEMPO.CO, Washington - Pada akhirnya, Gedung Putih memecahkan masalah protokol yang paling membingungkan beberapa pekan ini terkait rencana kunjungan Presiden Prancis,  François Hollande. CNN menyebut, pemecahan masalah itu sebagai "bermartabat tapi kreatif".

    Sampai beberapa minggu yang lalu, Gedung Putih mengasumsikan bahwa kursi kehormatan akan diberikan pada Hollande dan ibu negara Prancis, Valérie Trierweiler. Namun seiring dengan pengumuman perpisahan keduanya, Hollande datang ke AS sendiri, tanpa Trierweiler.

    Malam ini, makan malam digelar dengan mengubah sedikit posisi duduk. Jika semula ibu negara AS Michelle Obama akan dipersandingkan dengan pasangan Hollande, maka malam ini ia dan Presiden Barack Obama duduk mengapit Hollande. Di sebelah kanan Michelle adalah Stephen Colbert, komedian dan pembawa acara televisi. Sedang di kiri Obama adalah Thelma Golden, direktur Studio Museum di Harlem.

    Sebanyak 350 tamu hadir dalam jamuan makan malam ini. Sejumlah bintang Hollywood turut hadir, di antaranya Bradley Cooper, yang terlihat mengobrol dengan Menteri Luar Negeri John Kerry, aktris Cicely Tyson, dan Julia Louis-Dreyfus, yang memainkan peran sebagai wakil presiden dalam serial HBO, veep. Dia duduk di sebelah Wakil Presiden AS, Joseph R. Biden Jr.

    Dalam sambutannya, Obama secara berkelakar menyebut humor umum tentang kehidupan di Amerika dari pemikir politik Perancis, Alexis de Tocqueville. "Vive la France, Tuhan memberkati Amerika, dan hidup aliansi antara dua negara besar kita," katanya.

    Dalam kesempatan itu, Hollande menganugerahkan Legiun Perancis Kehormatan pada veteran Amerika dari Perang Dunia II. " Kami mencintai Amerika Serikat dan Anda menyukai Prancis, tapi Anda tidak selalu berkata begitu karena Anda pemalu," katanya melalui seorang penerjemah, disambut tawa hadirin.

    NEW YORK TIMES | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.