Amerika Tegaskan Larang Iran Bikin Senjata Nuklir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, di Teheran, Iran. REUTERS/Raheb Homavandi

    Pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, di Teheran, Iran. REUTERS/Raheb Homavandi

    TEMPO.CO, Washington - Seorang pejabat senior Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengatakan kepada Kongres, Selasa, 11 Februari 2014, bahwa Amerika Serikat tidak akan mengizinkan Iran membangun senjata nuklir. Jika Iran tetap memutuskan untuk menggunakan pembicaraan soal nuklir sebagai kedok untuk mengembangkannya, pihak Washington pasti akan mendeteksi.

    Elissa Slotkin, Deputi Asisten Menteri Pertahanan untuk Urusan Keamanan Internasional, mengatakan kepada Komite Pelayanan Angkatan Bersenjata bahwa militer tetap harus disiapkan untuk segala alternatif jika Teheran diam-diam memutuskan untuk mengembangkan bom saat melaksanakan diplomasi.

    "Setiap perjanjian menyeluruh yang pernah kami negosiasikan akan menegaskan pembuktian," kata Slotkin seperti dilansir Xinhua. "Dan yang terpenting, kami tetap yakin bahwa kami bisa tahu apakah Iran mengarah pada pembuatan senjata. Apabila itu keputusan yang diambil, setidaknya dibutuhkan waktu satu tahun bagi pengembangan senjata nuklir."

    Selama bertahun-tahun, negara-negara Barat telah menaruh kecurigaan tentang program nuklir Iran. November tahun lalu, Iran mencapai kesepakatan bersama dunia internasional dengan berjanji menghentikan sementara sebagian aktivitas nuklirnya, yang imbalannya adalah pencabutan beberapa sanksi. Negosiasi telah ditetapkan untuk dilanjutkan akhir bulan ini di Wina pada kesepakatan menyeluruh yang akan memastikan Iran tidak akan melanjutkan program senjata nuklir.

    Kesepakatan pada November tahun lalu berisi tentang pengembangan Uranium. Iran tetap bisa mengembangkan uranium mereka tapi dengan jumlah terbatas dan memberikan laporan transparan mengenai program nuklirnya. Dalam perjanjian itu juga ditentukan jenis uranium yang bisa dikembangkan Iran dengan adanya pengawasan ketat dari badan nuklir internasional.

    "Saat ini kami fokus pada pengujian prospek kesepakatan menyeluruh soal nuklir berdasarkan tindakan yang dapat diverifikasi, yang dapat meyakinkan kami dan masyarakat internasional bahwa Iran sedang tidak berusaha menciptakan bom nuklir," kata Slotkin.

    XINHUA | ROSALINA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.