Cina-Taiwan Akan Memulai Pembicaraan Bersejarah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yuan Zai, bayi panda yang pertama kali lahir di Taiwan, memanjat batang kayu ketika para pengunjung mengambil gambarnya di Kebun Binatang Taipei, di Taipei, Taiwan, Senin (6/1). REUTERS/Patrick Lin

    Yuan Zai, bayi panda yang pertama kali lahir di Taiwan, memanjat batang kayu ketika para pengunjung mengambil gambarnya di Kebun Binatang Taipei, di Taipei, Taiwan, Senin (6/1). REUTERS/Patrick Lin

    TEMPO.CO, Taipei - Cina dan Taiwan bersiap-siap melakukan pertemuan pertama antar-pemerintah setelah lebih dari enam dekade, Selasa, 11 Februari 2014. Namun sejumlah analis mengatakan terjalinnya hubungan politik baru antara dua bekas musuh ini mungkin masih jauh.

    Wang Yu-chi, yang terus mengawasi kebijakan Cina, dijadwalkan akan terbang ke Cina Selasa mendatang untuk bertemu rekannya, Zhang Zhijun, Kepala Kantor Urusan Taiwan  pemerintah Cina, untuk melakukan pembicaraan yang akan berlangsung hingga 14 Februari 2014.

    Pertemuan di Nanjing, bagian timur Provinsi Jiangsu, Cina, tersebut adalah buah dari upaya bertahun-tahun menormalkan hubungan dan menandai kontak resmi pertama antara dua pemerintah sejak perpecahan sengit pada 1949.

    Tahun 1949, dua juta pendukung pemimpin nasionalis Cina, Chiang Kai-shek, melarikan diri ke Taiwan--yang secara resmi dikenal sebagai Republik Cina--setelah kalah dalam perang saudara dengan Mao Zedong yang komunis.

    Sejak saat itu, pulau dan daratan itu diperintah secara terpisah, dan keduanya mengaku sebagai pemerintah sejati Cina. Dua negara kembali membangun kontak pada 1990-an melalui organisasi setengah resmi.

    Terkait pertemuan itu, Jia Qingguo, seorang profesor di Peking University, mengatakan, "Ini memiliki arti simbolis. Hal ini menunjukkan bertambahnya rasa percaya diri dan kepercayaan antara kedua belah pihak." Ia menyebut perkembangan ini bisa membawa perbaikan, meski kecil, dalam kerja sama antara dua negara.

    ONE ASIA | ABDUL MANAN

    BERITA LAINNYA:
    Tak Ada Mobil Presiden, Angkot pun Jadi
    Soal Suami Airin, Aura Kasih Siap Dipanggil KPK
    Di Balik Ziarah PM Singapura ke Makam Usman-Harun
    Kecelakaan Mobil, Maicon Pereira Wafat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.