Penari Perut Ikut Pencalegan Parlemen Mesir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penari bellydance profesional dari kelompok Bellydance Jakarta Production menampilkan tarian bellydance pada

    Sejumlah penari bellydance profesional dari kelompok Bellydance Jakarta Production menampilkan tarian bellydance pada "Rakstars" yang di gelar di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta, (12/9). ANTARA/Teresia May

    TEMPO.COKairo – Tak mau kalah dengan pedangdut Angel Lelga yang mencalonkan diri jadi calon legislatif untuk pemilu April mendatang, seorang penari perut juga mencalonkan diri untuk duduk di kursi parlemen Mesir periode mendatang.

    “Saya akan maju dalam pemilu mendatang dan mudah-mudahan saya akan menang,” kata Sama Al Masry, kepada surat kabar Mesir Al Masry Al Youm, seperti dikutip oleh Gulf News. Dalam pencalonannya kali ini, ia berjanji akan membalas dendam kepada militan Ikhwanul Muslimin.

    Bukan sekadar profesinya yang ramai diberitakan media Mesir melainkan juga gebrakan yang dijanjikannya. Dalam kampanyenya, penari perut ini mengkalim memiliki “kejutan khusus” untuk Ikhwanul Muslimin dalam acara barunya, Ayouh Bah, sebuah acara komedia yang dibintangi olehnya.

    Program ini akan mengungkap semua pengkhianatan dan agen-agen kelompok tersebut di tengah meningkatnya tindakan keras pemerintah Mesir pada militan Islam.

    Wanita yang juga berprofesi sebagai aktris ini akan mencalonkan diri untuk daerah Sharqiyah, yang merupakan kampung halaman mantan Presiden Mesir Mohammad Mursi.

    Sebelumnya, Sama juga pernah menarik perhatian internasional lewat sebuah video yang dirilis pada tahun lalu. Dengan goyangan pinggulnya, ia mengritik Presiden AS, Barrack Obama yang dinilai telah mendukung Ikhwaul Muslimin.

    ANINGTIAS JATMIKA | GULF NEWS

    Berita unik lainnya
    Dicerai Suami karena Tampil ala Kim Kardashian
    Miliarder Ini Lamar Mantan Istri Jadi PRT-nya
    Bakar Rumah karena Kutu Busuk
    Nenek Edythe, Facebooker Tertua di Dunia
    Asyik Selfie, Pemain Band Tewas Tersambar Kereta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.