AS Tarik Militer dari Afganistan pada Akhir 2014  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Barack Obama. REUTERS/Yuri Gripas

    Presiden Amerika Serikat Barack Obama. REUTERS/Yuri Gripas

    TEMPO.CO, Washington - Presiden Amerika Serikat Barrack Obama berjanji akan menarik tentaranya dari Afganistan pada akhir tahun ini. Pernyataan itu ia sampaikan saat memaparkan pidato kenegaraannya pada Selasa, 28 Januari 2014.

    “Saat ini telah lebih dari 60 ribu tentara AS kembali ke rumah. Kami akan menyelesaikan misi kami pada akhir tahun ini. Setelah 2014, kami akan mendukung Afganistan bertanggung jawab untuk masa depannya sendiri,” kata Obama, seperti dilansir dari laman CBS News.

    Meski Obama menyatakan perang terpanjang Amerika akan segera berakhir, hingga akhir tahun AS akan tetap memberikan bantuan kecil kepada Afganistan. “Bersama NATO, AS akan melakukan dua misi kecil: memberikan pelatihan dan membantu tentara Afganistan, serta operasi kontraterorisme untuk mengejar sisa-sisa Al-Qaeda,” tutur Obama.

    Dalam pidatonya kali ini Obama menyebutkan bahwa Al-Qaeda sudah menerima kekalahannya di Afganistan. Namun kekuatan afiliasi Al-Qaeda justru berkembang di negara lain, seperti Yaman, Irak, Somalia, dan Mali.

    Sebab itu, meski tentara AS akan ditarik dari Afganistan, mereka akan tetap diturunkan untuk menghabisi Al-Qaeda di negara-negara tersebut.

    CBS NEWS | ANINGTIAS JATMIKA

    Berita Lainnya:
    Lantaran Snowden, Kepala Intel Inggris Diganti
    NSA Manfaatkan Game Angry Birds untuk Curi Data?
    Komisi Penyelidikan Internet Diumumkan di Davos
    57 Persen Warga Muda Amerika Dukung Snowden
    Intel Lapangan Amerika Serikat Ingin Snowden Mati


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.