Obama Minta Guantanamo Ditutup 2014

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Brennan Linsle

    AP/Brennan Linsle

    TEMPO.CO, Washington - Presiden Barack Obama berkata kepada rakyat Amerika bahwa 2014 merupakan tahun penutupan tahanan Amerika Serikat di Teluk Guantamo, Kuba.

    Dalam sebuah pidato tahunan, Rabu, 29 Januari 2014, Obawa memperbarui janji yang pernah disampaikannya lima tahun silam saat dilantik sebagai presiden, bahwa dia akan menutup penjara tersebut menyusul kecaman internasional terhadap keberadaan jeruji besi di pangkalan militer AS di Kuba itu. Dalam pidato tesebut, Obama juga meminta Kongres membantu upaya penutupan itu.

    "Ini menjadi tahun bagi Kongres untuk memindahkan (tahanan) dan kami segera menutup penjara di Teluk Guantanamo," kata Obama.

    "Sebab kami melawan terorisme tidak hanya melalui kecerdasan dan aksi militer, tetapi juga dengan tetap setia pada cita-cita konstitusional kita dan memberi contoh kepada dunia."

    Pidato sempat berhenti sejenak sebelum dia melanjutkannya dengan menawarkan resep pengosongan Guantanamo yang saat ini masih menyisakan 155 tahanan. Para tahanan yang dibui tanpa diadili itu berasal dari berbagai negara. Di antaranya, sejumlah orang yang dituding terlibat dalam Serangan 11 September 2011.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Terpopuler

    Anas: Andai Saya SBY, Akan Antar Ibas ke KPK  

    Massa Geruduk Apartemen Cempaka Mas  

    Isu Lumpuh Akibat OCD, Deddy Corbuzier: Bodoh  

    tertawa, Ahok: Pekerjaan Termudah Itu Pengamat  

    Hindari Sorotan, Hakim Vica Akan Ditarik ke Pengadilan Tinggi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.