Jenderal Abdel Fattah el-Sisi Calon Presiden Mesir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abdel-Fattah el-Sissi. (AP Photo/Jim Watson, Pool)

    Abdel-Fattah el-Sissi. (AP Photo/Jim Watson, Pool)

    TEMPO.CO, Kairo - Sejumlah jenderal Mesir secara resmi memberikan jalan untuk Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Abdel Fattah el-Sisi maju sebagai calon presiden pada pemilu yang akan digelar beberapa hari mendatang.

    Dewan Agung Angkatan Bersenjata, badan tertinggi militer Mesir, menyebut langkah pencalonan itu merupakan "mandat dan kewajiban" yang diminta oleh masyarakat.

    Dalam sebuah pesan suara yang disampaikan kepada televisi pemerintah, Senin malam, 27 Januari 2014, waktu setempat, Dewan menyatakan lembaganya secara resmi mencalonkan Sisi sebagai calon presiden. "Beliau akan mengambil kebijaksanaan sesuai dengan hati nuraninya." Menurut Dewan, pecalonan itu sebagai panggilan tugas.

    "Dewan menghormati keinginan masyarakat untuk mencalonkan Jenderal Abdel Fattah el-Sisi sebagai presiden," ujar Dewan melalui pernyataan.

    Sisi secara luas diharapkan menyampaikan rencana politiknya pada pekan ini, setelah draf konstitusi baru yang dipersiapkan pemerintah sementara dengan dukungan militer disetujui oleh anggota parleman.

    Panglima Angkatan Bersenjata yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan ini memimpin kudeta terhadap Presiden Muhamad Mursi pada 3 Juli 2013. Para pengamat mengatakan pengumuman yang disampaikan oleh Dewan pada Senin, 27 Januari 2014, itu menunjukkan Sisi telah mendapatkan dukungan penuh dari militer.

    Sebelumnya, sejumlah media di Mesir mewartakan Presiden Mesir sementara, Adly Mansour, bertemu dengan Sisi, Senin dinihari, 27 Januari 2014. Dalam pertemuan itu, Sisi diharapkan menyampaikan pengumuman secara resmi tentang pencalonan dirinya sebagai presiden pada pemilu mendatang.

    Dalam sebuah pidato, Ahad, 26 Januari 2014, Mansour mengumumkan pemilu Presiden Mesir akan digelar sebelum pemilu legislatif. "Hampir seluruh kekuatan politik menginginkan pemilihan presiden dilakukan sebelum pemilu legislatif," ujarnya.

    AL JAZEERA | CHOIRUL  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.