Orang Paling Dicari Kim Jong-un di Malaysia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ada Pertandingan Basket di Ulang Tahun Kim Jong Un

    Ada Pertandingan Basket di Ulang Tahun Kim Jong Un

    TEMPO.CO, Tokyo - Kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan sedang berada di Malaysia. Kim Jong-nam, sang kakak tiri, sedang dalam persembunyian dari upaya eksekusi mati di negara asalnya.

    Surat kabar Jepang, Yomiuri, menyebut Jong-nam terpantau berada di sebuah restoran Korea di Kuala Lumpur. Ia diduga berada di Malaysia berkat koneksi almarhum pamannya, Jang Sung-taek.

    Sung-taek, bersama selusin pengawalnya, dieksekusi mati oleh Jong-un pada Desember 2013. Gara-gara itu Jong-nam harus terus berlari dari kejaran loyalis Jong-un.

    Sebelumnya pada 2011, ia sempat selamat dari ancaman pembunuhan di Makau, tempat ia semula bersembunyi. Ia diancam dibunuh karena dianggap sebagai saingan utama Jong-un. Namun, akhirnya sang adik dipastikan menjadi pemimpin Korea Utara.

    Sebelumnya Jong-nam lebih difavoritkan melanjutkan jejak sang ayah, Kim Jong-il. Namun, pesonanya pudar setelah ia mencoba pergi ke Disneyland, Jepang, bersama anak istrinya. Setelah mendapat tekanan dari lingkungan pejabat Korea Utara, akhirnya ia kabur ke Makau.

    "Ia pernah dan tetap akan menjadi target pembunuhan (agen Korea Utara). Jong-un menginginkannya mati," ujar Toshimitsu Shigemura, pengamat pemerintahan Korea Utara asal Jepang, Kamis waktu setempat, 23 Januari 2014. Ia mengatakan keputusan pindah dari Makau sebagai hal yang tepat. "Di sana sudah banyak mata-mata Korea Utara," ujarnya.

    Alasan Jong-nam dikehendaki mati, menurut Toshimitsu, terkait pengetahuannya tentang seluk-beluk pemerintahan Korea Utara. "Dia terlalu banyak tahu rahasia Jong-un dan Pyongyang," ujarnya. Sang adik tiri juga disebut takut Jong-nam bisa menggerakkan massa untuk menggulingkannya dari kursi pemimpin.

    TELEGRAPH | ANDI PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.