MRT Disebut untuk Orang Miskin, Singapura 'Ngamuk'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan sirkuit Marina Bay City Grand Prix F1 Singapura dan kawasan gedung teater Esplanade terlihat dari Swissotel The Stamford di Singapura (17/9).  (AP Photo/Wong Maye-E)

    Pemandangan sirkuit Marina Bay City Grand Prix F1 Singapura dan kawasan gedung teater Esplanade terlihat dari Swissotel The Stamford di Singapura (17/9). (AP Photo/Wong Maye-E)

    TEMPO.CO, Singapura - Di negeri lain barangkali tak ada reaksi jika ada yang bilang angkutan umum adalah untuk mereka yang berkantong cekak. Namun tak demikian jika lontaran itu dilakukan pada warga Singapura.

    Anton Casey, pengelola dana kekayaan asal Inggris, menjadi bulan-bulanan di media negeri jiran dan negara asalnya setelah ia menuliskan di akun Facebook-nya tentang angkutan umum di Singapura. Dalam posting-nya itu, ia menyebut penumpang angkutan umum di Singapura adalah 'orang-orang miskin'.

    Lontarannya itu kemudian dimuat di media Singapura. Publik Negeri Singa itu pun meradang.

    Banyak dari mereka menghujat melalui situs jejaring sosial, tak sedikit yang  memintanya untuk meninggalkan negara itu secepatnya. Tak hanya hujatan, pria yang mempersunting Miss Singapura ini bahkan menerima ancaman kematian.

    Straits Times menyatakan publik Singapura mulai bereaksi setelah dua posting di Facebook-nya mulai beredar di Internet. Dalam satu kesempatan, ia mengunggah gambar anaknya yang berusia 5 tahun saat duduk di MRT. Ia menuliskan judul foto itu, "Ayah, di mana mobilmu dan siapa semua orang-orang miskin ini?"

    Belakangan diketahui, ini bukan pertama kali ia merendahkan warga Singapura. Dalam kesempatan lain, ia pernah memaki sopir taksi yang ditumpanginya dan menyebutnya idiot.

    Surat kabar terkemuka Inggris, termasuk Guardian, Independent, Telegraph, dan London Evening Standard, menulis di halaman muka tentang bagaimana komentar Casey telah menyebabkan kehebohan di Singapura. Guardian bahkan mengakhiri tulisannya tentang bagaimana pembalap Inggris ini diimbau banyak pihak untuk meminta maaf kepada rakyat Singapura.

    Tak hanya itu, perusahaan tempatnya bekerja, Crossinvest Asia, juga menyatakan akan melakukan investigasi terkait komentar Casey. Mereka menyatakan akan 'mengambil tindakan yang tepat' setelah investigasi selesai. "Crossinvest tidak membenarkan komentar yang merendahkan pihak lain," kata Christophe Audergon, pimpinan Crossinvest.

    Casey, yang menikah dengan mantan Miss Universe Singapore Bernice Wong, akhirnya meminta maaf dalam sebuah pernyataan sehari kemudian. Ia mengakui kalimatnya tak etis dan menyinggung serta tak menghormati rakyat Singapura.

    Casey juga mengatakan keluarganya mengalami pelecehan emosional dan verbal yang ekstrem secara online. Ia bahkan mengaku menerima ancaman pembunuhan.

    "Saya berharap untuk diampuni atas penilaian memprihatinkan saya dan diberi kesempatan kedua untuk membangun kembali kepercayaan rakyat di mana saya menjadi bagian dari warga negara yang indah ini," katanya, yang telah mengantongi izin tinggal tetap di negara itu.

    INDEPENDENT | STRAITS TIMES | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.