Diculik di Libya, Pejabat Korsel Akhirnya Bebas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah mantan pemimpin Libya Muammar Qadhafi di kompleks Bab al-Aziziyah, Tripoli, dihancurkan oleh masyarakat anti Qadhafi (30/10). EPA/Sabri Elmhedwi/Dailymail.co.uk

    Rumah mantan pemimpin Libya Muammar Qadhafi di kompleks Bab al-Aziziyah, Tripoli, dihancurkan oleh masyarakat anti Qadhafi (30/10). EPA/Sabri Elmhedwi/Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Tripoli – Pasukan keamanan Libya membebaskan seorang pejabat Korea Selatan yang diculik. Pernyataan ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Libya pada Rabu, 22 Januari 2014. Han Seok-woo diculik oleh empat orang tak dikenal saat pulang kerja di Tripoli pada pekan lalu.

    Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas penculikan pria yang mengemban jabatan sejak Juli 2012 itu. Pihak Libya juga tengah menyelidiki motif penculikan ini. Namun, Kementerian Luar Negeri Libya menyatakan kepada Reuters, “Tidak ada motif ideologi atau politik yang melandasi penculikan ini.”

    Han kini berada di Kedutaan Korea Selatan dalam kondisi kesehatan yang baik. Para penculik Han juga sudah diamankan atas kerja sama antara pihak keamanan dan warga di lingkungan tempat Han disekap.

    Orang asing sering kali menjadi target insiden yang terjadi di Libya beberapa waktu belakangan ini. Memang keamanan Libya memburuk dalam dua tahun terakhir sejak tergulingnya Presiden Moammar Khadafi.

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Berita Lainnya:

    Menlu Suriah 'Adu Mulut' dengan Sekjen PBB

    'Kelinci' di Kuping Patung Mandela Tuai Kemarahan

    The Act of Killing Picu Kemarahan Blogger Cina

    Tokoh Pro-Pemerintah Thailand Ditembak di Rumahnya

    Israel Klaim Gagalkan Plot Serangan oleh Al-Qaeda



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.